Ingat, Dilarang Parkir di Atas Perlintasan Rel Kereta

Kompas.com - 03/02/2020, 15:12 WIB
Sejumlah mobil nekat parkir di atas perlintasan kereta api di Jalan Mayor Sunaryo, Solo, Jawa Tengah. Ari PurnomoSejumlah mobil nekat parkir di atas perlintasan kereta api di Jalan Mayor Sunaryo, Solo, Jawa Tengah.
Penulis Ari Purnomo
|

SOLO, KOMPAS.com- Perilaku pemilik mobil yang nekat parkir di atas perlintasan kereta api di Jalan Mayor Sunaryo masih saja terus terjadi. Meskipun dinas terkait sudah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi hal itu.

Tetapi perilaku tidak tertib rambu lalu lintas itu kembali terulang. Seperti yang terjadi beberapa hari lalu, mobil Toyota Yaris harus digotong sejumlah warga karena parkir di atas perlintasan kereta api.

Selain melanggar lalu lintas parkir di atas perlintasan kereta api juga mengganggu jalur kereta api kereta api Bathara Kresna. Padahal dalam sehari setidaknya kereta api jurusan Purwosari -Wonogiri itu melintas sebanyak empat kali.

Mulai pukul 06.00 WIB, 08.00 WIB, 10.00 WIB dan pukul 12.00 WIB. Akibat masih adanya warga yang parkir di atas perlintasan kereta api membuat perjalanan kereta api mengalami keterlambatan.

Baca juga: Parkir di Atas Perlintasan Rel Kereta, Mobil Ini Digeser Paksa

Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Eko Budianto menyayangkan perilaku tidak tertib rambu pemilik mobil tersebut.

Apa yang dilakukan tersebut jelas merugikan PT KAI karena jadwal perjalanan kereta api menjadi terganggu.

Eko mengatakan, sebenarnya pihaknya bisa saja menindak tegas para pemilik mobil tersebut. Dalam Undang-Undang juga sudah dijelaskan terkait larangan mengganggu perjalanan kereta api.

Mobil yang parkir di tengah rel aktif jalur KA Bathara Kresna tengah dipinggirkan oleh sejumlah petugas dan warga karena menghalangi kereta yang akan melintas.Instagram @infocegatansolo Mobil yang parkir di tengah rel aktif jalur KA Bathara Kresna tengah dipinggirkan oleh sejumlah petugas dan warga karena menghalangi kereta yang akan melintas.

“Undang-Undang yang mengatur hal itu adalah nomor 23 tahun 2017 tentang Perkeretaapian. Diterangkan dalam pasal 175 yakni setiap orang dilarang membangun gedung, membuat tembok, pagar, tanggul, bangunan lainnya, menanam jenis pohon yang tinggi atau menempatkan barang pada jalur kereta api yang dapat mengganggu pandangan bebas dan membahayakan keselamatan perjalanan kereta api,” kata Eko kepada Kompas.com, Senin (3/2/2020).

Baca juga: Masih Nekat Parkir di Atas Rel Kereta, Siap-siap Mobil Diderek

Eko juga mengatakan, jika mau sebenarnya PT KAI tidak bersalah jika terus melanjutkan kereta api. Mengingat, jalur tersebut adalah jalur khusus kereta api.

“Bahkan kalau sampai bagian kereta api ada yang rusak akibat terjadi kecelakaan itu, kami bisa mengajukan ganti rugi,” ucapnya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X