Penindakan Tilang Elektronik untuk Motor Berlaku Hari Ini

Kompas.com - 03/02/2020, 06:31 WIB
Uji coba ETLE atau tilang elektronik berlaku selama satu bulan sejak 1 Oktober 2018. KOMPAS.com / GHULAM M NAYAZRIUji coba ETLE atau tilang elektronik berlaku selama satu bulan sejak 1 Oktober 2018.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sepeda motor yang melintas di jalan Jenderal Sudirman hingga MH Thamrin, Jakarta Pusat, dan melanggar aturan, mulai Senin (3/2/2020) akan dikenakan tilang elektronik. Penindakan itu efektif berlaku hari ini dan berlaku untuk roda dua dengan pelat nomor B.

Menurut penjelasan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar, aturan ini sudah berlaku sejak 1 Februari 2020, namun penindakannya baru dimulai 3 Februari 2020. Diharapkan, tidak ada lagi yang melanggar aturan sehingga bisa mengurangi jumlah kecelakaan lalu lintas.

"Selama dua hari kemarin tetap kita pantau melalui CCTV, tetapi tidak dikenakan tilang, mulai Senin ini akan dikenakan tilang, dan mekanismenya sama seperti tilang elektronik pada mobil," ucap Fahri kepada KOMPAS.com, akhir pekan lalu.

Baca juga: Motor Tidak Berhenti di Belakang Garis Putih Kena Tilang Elektronik

Kamera ETLE yang siap untuk menindak pelanggar motor ada di dua wilayah, yakni sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga MH Thamrin, serta Jalur Transjakarta koridor 6, Ragunan-Monas-Warung Buncit.

Seorang pengendara sepeda motor ditilang polisi karena menerobos jalur transjakarta di Jalan Jatinegara Barat, Rabu (20/3/2019).KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D Seorang pengendara sepeda motor ditilang polisi karena menerobos jalur transjakarta di Jalan Jatinegara Barat, Rabu (20/3/2019).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jenis pelanggaran yang bakal diterapkan untuk pengendara motor, yaitu penggunaan ponsel, penggunaan helm, pelanggaran rambu, serta pelanggaran marka jalan.

Berikut rincian biaya denda jika terjaring tilang elektronik, sesuai dengan Undang-undang Nomor 22 tahun 2009;

Baca juga: Viral, Yaris Ini Digotong Ramai-ramai karena Parkir di Atas Rel Kereta

1. Tidak memakai helm denda maksimal Rp 250.000 atau kurungan paling lama 1 bulan.

2. Lawan arus atau melanggar rambu lalu lintas denda maksimal Rp 500.000 atau kurungan paling lama 2 bulan.

3. Mengganggu konsentrasi (main ponsel) denda maksimal Rp 750.000 atau kurungan 3 bulan.

Kamera CCTV yang sudah terpasang di Simpang Sarinah Jalan MH Thamrin, untuk implementasi ETLE atau tilang elektronik.KOMPAS.com/ GHULAM M NAYAZRI Kamera CCTV yang sudah terpasang di Simpang Sarinah Jalan MH Thamrin, untuk implementasi ETLE atau tilang elektronik.

Menurut Fahri, sudah terpasang 45 kamera ETLE yang sudah siap untuk menindak pelanggaran motor.

"Rencananya dari mulai Kota Tua, Hayam Wuruk, Gajah Mada, Medan Merdeka Barat sampai Sudirman - Blok M, kemudian Grogol - Gatot Subroto - MT Haryono sampai Bandara Halim, Rasuna Said - Kuningan, DI Panjaitan sampai simpang Perintis Kemerdekaan Cempaka Putih, namun dalam jangka waktu panjang," ucap Fahri.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.