Kursus Mengemudi Bukan Sekadar Cara Menyetir

Kompas.com - 01/02/2020, 10:22 WIB
. SHUTTERSTOCK.

DEPOK, KOMPAS.com – Mengemudikan kendaraan roda empat butuh keahlian. Untuk bisa mengemudi, salah satu caranya yaitu dengan mengikuti kursus mengemudi. Namun, bisa menyetir saja tidak cukup, perilaku cara berkendara yang baik dan sesuai aturan justru lebih penting.

Masih ada pengemudi yang hanya bisa membawa kendaraan, namun cara perilaku berkendaranya masih minim. Pemahaman tentang peraturan yang tertulis dan cara berkendara yang baik masih kurang pada pengemudi.

Marcell Kurniawan, Training Director dari The Real Driving Centre (RDC), mengatakan, kalau orang yang ingin belajar mengemudi, harus belajar teori-teorinya dulu, setelah itu baru melakukan praktik di tempat yang tertutup, lalu belajar di jalan raya.

Baca juga: Kia Baru Pasarkan Seltos Varian Tertinggi di Indonesia

Ilustrasi mengemudiSHUTTERSTOCK Ilustrasi mengemudi

“Kalau kursus di RDC, sebelum praktik mengemudi di jalan, peserta wajib mengikuti kelas teori awal yang didalamnya membahas tentang persiapan fisik dan psikis pengemudi, teknik pemeriksaan kendaraan, persiapan sebelum mengemudi, teknik mengemudikan kendaraan yang benar di setiap kondisi, dan peraturan lalu lintas,” ucap Marcell kepada Kompas.com, Jumat (31/1/2020).

Dengan adanya kelas sebelum praktik, peserta kursus akan mengetahui peraturan dan cara berkendara yang baik. Ketika tahap praktik, peserta juga melakukan apa yang sudah dipelajari melalui kelas teori.

“Setelah melakukan praktik dengan kendaraan, akan dilakukan tes uji dari RDC. Kalau sudah lulus, peserta boleh untuk mengikuti tes SIM A. Jika sudah punya SIM A, bisa melanjutkan kursus tahap ketiga yaitu mengemudi di jalan raya, beradaptasi dengan kondisi jalan yang sebenarnya,” ucap Marcell.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X