Penerapan Tilang Elektronik Bisa Bikin Efek Jera Pemotor

Kompas.com - 30/01/2020, 12:13 WIB
Penerobos jalur busway nekat melawan arus demi menghindari razia di Jalan Jatinegara Barat, Rabu (20/3/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DPenerobos jalur busway nekat melawan arus demi menghindari razia di Jalan Jatinegara Barat, Rabu (20/3/2019).
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Ditlantas Polda Metro Jaya akan mulai memberlakukan tilang elektronik untuk sepeda motor pada 1 Februari 2020. Penerapan Electronic Traffic Law Enforcement ( ETLE) ini diharapkan dapat menekan jumlah pelanggaran sampai 50 persen.

Marcell Kurniawan, Training Director The Real Driving Center (RDC) mengatakan, optimistis penerapan ETLE untuk motor dapat mengurangi jumlah pelanggaran di jalan raya, karena perbandingan petugas dengan pengendara masih kalah.

Baca juga: Mau Diterapkan Tilang Elektronik, Pemotor di Jakarta Diklaim Mulai Tertib

"Dengan adanya ETLE ini diharapkan bisa membuat efek jera, sehingga orang itu dipaksa mengikuti peraturan. Setelah dipaksa, nanti jadi terbiasa, dan kalau sudah begitu akan jadi budaya, intinya ke sana," kata Marcell kepada Kompas.com, Kamis (30/1/2020).

Para pengendara motor melawan arah di dekat Stasiun Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (19/11/2019).SANDRO GATRA/KOMPAS.com Para pengendara motor melawan arah di dekat Stasiun Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (19/11/2019).

Marcell mengatakan, pelanggaran terjadi karena beberapa faktor. Pertama ialah orang yang benar-benar tidak tahu soal peraturan, kedua yang tahu tapi memang niat melanggar, dan ketiga yang ikut-ikutan karena melihat ada celah.

"Untuk mereka tersebut, baik yang tahu tapi melanggar, ada yang tidak tahu, ini akan dipaksa. Mau tidak mau mereka jadi ada perasaan takut melanggar, jadi setelah dipaksa harapannya jadi terbiasa," katanya.

Jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Jakarta Pusat melakukan giat patroli untuk memantau penerapan sistem tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE), Senin (26/11/2018).  Patroli dilakukan di Simpang Patung Kuda dan Simpang Sarinah, Jakarta Pusat.KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELA Jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Jakarta Pusat melakukan giat patroli untuk memantau penerapan sistem tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE), Senin (26/11/2018). Patroli dilakukan di Simpang Patung Kuda dan Simpang Sarinah, Jakarta Pusat.

Baca juga: Berani Coba-coba Akali Tilang Elektronik Pakai Pelat Palsu, Ini Risikonya

Budiyanto, pemerhati masalah transportasi, mengatakan, sistem penegakan hukum ETLE dengan sasaran pemotor cukup efektif dan memiliki nilai "deterrence effect" atau efek gentar yang cukup tinggi.

"Fenomena pelanggaran pengendara motor cukup memprihatinkan, bahkan cukup masif, perlu ada upaya paksa yang dikemas untuk memberikan efek jera, yang secara bertahap diharapkan ada proses yang pasti," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.