Tips Melintas di Jalan Aspal saat Kondisi Cuaca Panas

Kompas.com - 26/01/2020, 17:34 WIB
Sejumlah pemotor saat melintasi ruas jalan lintas timur Cianjur, Jawa Barat, Selasa (20/05/2019) petang. Jajaran kepolisian setempat mengimbau pemudik yang berkendaraan roda dua untuk berhati-hati sejurus potensi peningkatan volume kendaraan dari arah berlawanan pada arus mudik lebaran tahun ini di jalan arteri Cianjur. KOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMANSejumlah pemotor saat melintasi ruas jalan lintas timur Cianjur, Jawa Barat, Selasa (20/05/2019) petang. Jajaran kepolisian setempat mengimbau pemudik yang berkendaraan roda dua untuk berhati-hati sejurus potensi peningkatan volume kendaraan dari arah berlawanan pada arus mudik lebaran tahun ini di jalan arteri Cianjur.
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com- Melintas di jalan beraspal memang lebih baik dibandingkan yang terbuat dari beton. Mulai dari kenyamanan, kebisingan, visibilitas dan juga dari traksi ban.

Tetapi, hal itu tidak sepenuhnya berlaku dalam kondisi cuaca tertentu. Seperti saat kondisi aspal begitu panas sehingga memunculkan fatamorgana atau seperti uap.

Dalam kondisi tersebut jalan aspal yang sangat halus dinilai justru belum tentu sebaik jalan yang terbuat dari beton.

On Vehicle Test PT Gajah Tunggal Tbk Zulpata Zainal menjelaskan, pada saat tertentu aspal tidak selalu lebih baik dari jalan beton.

“Belum tentu (lebih bagus) juga, kalau aspalnya halus sekali kan ada permukaan aspal sampai mulus. Kalau lagi cuaca terik sekali kelihatan seperti tergenang air atau biasa dibilang fatamorgana,” ujar Zulpata kepada Kompas.com Minggu (26/1/2020).

Baca juga: Tak Hanya Restorasi, Bengkel Ini Bisa Bikin Aksesori VW Klasik

Dalam kondisi seperti itu, Zulpata melanjutkan, dibanding dengan jalan yang terbuat dari beton jalan aspal belum tentu lebih baik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berkendara siang hari di Cipali, perhatikan Ban dan logistikStanly Berkendara siang hari di Cipali, perhatikan Ban dan logistik

Aspal yang kondisinya terlalu panas juga bisa mengurangi traksi pada ban juga,” tuturnya.

Selama ini jalan yang terbuat dari beton umumnya pada permukaan beton ada teksturnya. Tekstur tersebut dengan beberapa bentuk ada yang bentuknya melintas maupun lurus.

“Tekstur yang seperti melintang atau yang lurus, mempunyai fungsi selain untuk buangan air juga untuk keperluan traksi ban juga,” ucapnya.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Jalan Beton Bikin Ban Cepat Habis?

Zulpata menyarankan, agar saat berkendara di jalan beraspal dan kondisi cuaca sangat terik sebaiknya beristirahat yang cukup. Selain istirahat untuk sopirnya juga buat ban dan juga mesin mobil.

“Kalau terlalu panas untuk itu kalau jalan jauh di bawah terik matahari sebaiknya diusahakan istirahat yg cukup. Istirahat buat ban dan kendaraan juga buat pengemudinya,” kata Zulpata.

Dengan melakukan istirahat yang cukup maka kondisi ban juga akan kembali lebih dingin.

Sehingga, traksi saat melintas di jalan beraspal juga akan lebih baik dibandingkan saat ban sudah terlalu panas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.