Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024

Yumos Garage, Ahli Restorasi VW Kelas Dunia dari Semarang

Kompas.com - 25/01/2020, 13:44 WIB
Penulis Ari Purnomo
|

SEMARANG, KOMPAS.com - Bagi para pencinta Volkswagen (VW) pasti tidak asing dengan nama Yumos (Yusi Motor Sport) Garage. Bengkel spesialis restorasi VW Dakota ini sudah cukup lama melalang buana dengan karyanya.

Tidak hanya di dalam negeri karya Yumos Garage ini juga begitu diminati di berbagai negara di dunia. Mulai dari Asia, Eropa sampai ke Amerika.

Banyak pencinta mobil VW yang begitu terpesona dengan hasil karya Yumos Garage. Salah satunya karena restorasinya begitu detail dan sempurna seperti aslinya.

Adalah Wahyu Pamungkas (Yudi) pemilik bengkel yang berlokasi di jalan kampung Dakota nomor 9, Mangungharjo, Tembalang, Kota Semarang.

Pria kelahiran 1971 itu menceritakan awalnya dirinya hanya menyalurkan hobi saja untuk merestorasi mobil VW kodok miliknya saat duduk di bangku kuliah.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Ban Mobil Harus Istirahat saat Perjalanan Jauh?

“Awalnya dulu kan saya punya mobil VW kodok, kemudian saya ikut klub dan belajar bagaimana merestorasi mobil itu. Mulai dari kelistrikan, bodi dan semuanya,” ujar Yudi saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (25/1/2020).

Saat itu, Yudi menambahkan, sekitar 1992 dan proses belajar restorasi mobil itu terus berjalan lebih kurang selama enam tahun atau setelah dirinya lulus kuliah. Setelah direstorasi, mobil VW kodoknya dijual.

Wahyu Pamungkas (Yudi) pemilik Yumos Garage berpose bersama VW hasil kreasinya.yumos garage facebook Wahyu Pamungkas (Yudi) pemilik Yumos Garage berpose bersama VW hasil kreasinya.

“Mobil pertama yang saya punya itu VW kodok lansiran tahun 1971 setelah saya restorasi saya jual ternyata hasilnya lumayan. Dari situlah saya mulai keterusan untuk melakukan restorasi mobil VW,” ucap pria ramah ini.

Yudi pun kemudian mencari unit VW lagi untuk direstorasi dan dijual kembali. Dia harus mendatangkan unit VW dari berbagai kota seperti Jakarta, Bandung dan juga berbagai kota yang lainnya.

“Setelah selesai direstorasi kemudian saya juga di sini (Semarang). Kemudian pada tahun 1998 saya membuka bengkel restorasi mobil,” ucap Yudi.

Awal membuka bengkel jumlah karyawan yang dipekerjakan hanya empat orang ditambah dirinya menjadi lima orang. Seiring berjalannya waktu, jumlah pekerja di Yumos Garage mencapai 37 orang.

Baca juga: Mobil Listrik Hyundai Ioniq, Menjelajah 373 Km Ketika Baterai Penuh

“Mulai dari bagian pengecatan, bodi, mesin, kelistrikan dan juga bagian yang lainnya. Awalnya restorasi tidak hanya mobil VW, tapi memang kebanyakan yang ditangani ya VW,” katanya.

Tetapi, pada kisaran 2010 lalu Yumos mulai fokus untuk melakukan restorasi khusus mobil VW saja.

Mobil VW hasil restorasi bengkel Yumos Garage di Semarang.yumos garage facebook Mobil VW hasil restorasi bengkel Yumos Garage di Semarang.
Seiring berjalannya waktu Yumos Garage juga semakin dikenal tidak hanya di dalam negeri saja tetapi juga dari berbagai negara di dunia. Bahkan, banyak pencinta VW dari Jerman yang memesan mobil VW replika dari Yumos Garage.

“Saya sudah sangat sering mengirim mobil VW ke Jerman, selain itu juga di Asia, dan Amerika. Bagi yang ingin melihat-lihat bisa datang ke IG saya di @yumosgarage,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke