Waspadai 5 Aksesori Berbahaya yang Kerap Ada di Dalam Mobil

Kompas.com - 23/01/2020, 12:35 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Aktivitas mengemudi membutuhkan keahlian tersendiri dan konsentrasi penuh. Jangan sampai fokus mengemudi terganggu yang bisa menyebabkan kerugian, seperti terjadi kecelakaan.

Penempatan aksesori dan banyaknya barang di dalam mobil bisa mengganggu konsentrasi pengemudi dalam berkendara.

Didi Ahadi, Technical Support Manager PT Toyota Astra Motor, menjelaskan, ada beberapa aksesori dan barang yang tidak seharusnya digunakan, atau ada di dalam mobil, karena berpotensi mengganggu aktivitas mengemudi.

Baca juga: Tak Tinggal Diam, Honda Siapkan Mobilio 2020

Istirahatkan tangan dari lingkar kemudi, tinggal atur laju dan posisi tuas persnellingAris F. Harvenda Istirahatkan tangan dari lingkar kemudi, tinggal atur laju dan posisi tuas persnelling

1. Knob setir

Knob steer digunakan buat kendaraan forklift bukan buat mobil, karena biasanya forklift menggunakan sistem kemudi roda belakang.

Berbeda dengan mobil, posisi kedua tangan harus memegang erat lingkar kemudi, seperti membentuk jarum jam di angka 9-3 atau 10-2.

Dengan posisi tangan seperti ini, pengendara bisa melakukan gerakan memutar kemudi dengan lancar, baik dalam kondisi biasa ataupun dalam kondisi darurat.

"Selain itu, bila pakai knob setir, berbahaya bisa terjadi benturan yang bisa berakibat fatal bagi pengemudi," jelas Didi.

Baca juga: 3 Motor Bekas yang Tidak Dilirik Pembeli

Dashboard DFSK Glory i-AutoKompas.com/Donny Dashboard DFSK Glory i-Auto

2. Barang di dasbor

Kebiasaan salah lainnya yang kerap dilakukan adalah meletakkan banyak barang di dasbor. Seperti parfum mobil, boneka, pajangan atau topi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X