kolom

Jakarta E-Prix, A Race for Better Future

Kompas.com - 21/01/2020, 11:07 WIB
Konferensi pers Formula E 2020 di Monas, Jakarta pusat, Jumat (20/9/2019) KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGIKonferensi pers Formula E 2020 di Monas, Jakarta pusat, Jumat (20/9/2019)

Jakarta, KOMPAS.com - Tidak perlu waktu lama bagi saya untuk mempertimbangkan pinangan membantu penyelenggaraan gelaran balapan Jakarta E-Prix, dalam rangkaian seri balapan dunia FIA Formula E Championship musim ini, tepatnya 5-6 Juni 2020.

Setelah FIM Wolrd Motorcross Championship alias MXGP yang akan memasuki tahun ke-3, serta MotoGP Mandalika di 2021 yang sudah terlebih dahulu memberikan konfirmasi penyelenggaraannya, Formula E di Jakarta ini menambah semangat dan gairah para insan motorsport.

Baca juga: Daftar Merek Mobil yang Harga Bekasnya Jatuh

Sudah lama kita tidak menyelenggarakan balapan roda 4 kelas dunia dan terakhir kali A1 GP diadakan di Sirkuit Sentul pada 2007, atau bila kita anggap GP2 Asia series masuk kategori ini maka 2008 adalah moment terakhir Indonesia diberikan kepercayaan menyelenggarakan balapan formula atau open wheller.

Format balapan sirkuit jalan raya (Street Circuit) adalah racikan paling tepat saat ini untuk diselengarakan di Indonesia seperti yang pernah saya ungkapan di tulisan sebelumnya.

Pebalap nasional, Sean Gelael menyupiri Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam konvoi kendaraan listrik jelang acara pengumuman resmi Jakarta sebagai tuan rumah Formula E, di Monas, Jumat (20/9/2019).Tim Jagonya Ayam Pebalap nasional, Sean Gelael menyupiri Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam konvoi kendaraan listrik jelang acara pengumuman resmi Jakarta sebagai tuan rumah Formula E, di Monas, Jumat (20/9/2019).
Local hero

Sungguh sedih bila kita membiarkan local hero kelas dunia seperti Ananda Mikola, Rio Haryanto dan Sean Gelael jika tidak bisa diteruskan oleh generasi setelahnya.

Belum terlihat kemunculan bibit-bibit baru atau pebalap berpotensi setelah Sean Gelael, gap-nya cukup jauh dan itulah mengapa saya cukup antusias untuk terlibat dalam peyelenggaraan Jakarta E-Prix. Sebab, ini adalah awal dari kebangkitan kembali motorsport di Indonesia.

Baca juga: Lawan Honda HR-V, Harga Kia Seltos di Bawah Rp 300 Juta

Bila Indonesia semakin dipercaya untuk menjadi tuan rumah balapan level dunia maka geliat ajang motorsport menjadi meningkat dan itu memicu regenerasi.

Formula E dianggap penyelamat dunia motorsport di masa depan, lewat teknologi ramah lingkungan. The Verge Formula E dianggap penyelamat dunia motorsport di masa depan, lewat teknologi ramah lingkungan.

Bahkan jika sponsor melihat ternyata gairah motorsport di Indonesia cukup memberikan impak kepada bisnis, maka dengan cermat mereka akan melakukan investasi di bidang motorsport. Apalagi jumlah penduduk kita yang besar sangat cukup untuk dijadikan target market utama.

Roda 2

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X