IPOMI Tagih Janji Pemerintah Buka Sekolah Pengemudi Angkutan Umum

Kompas.com - 20/01/2020, 16:32 WIB
Polisi sedang memasang garis pengaman di lokasi kecelakaan bus Simpati Star di Desa Buket Pala, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur, Minggu (30/10/2016) Kontributor Lhokseumawe, Masriadi Polisi sedang memasang garis pengaman di lokasi kecelakaan bus Simpati Star di Desa Buket Pala, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur, Minggu (30/10/2016)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kecelakaan yang melibatkan bus atau angkutan umum terjadi hampir setiap hari. Kurangnya kompetensi dari pengemudi atau sopir dinilai sebagai faktor terbesar terjadinya kecelakaan.

Kurnia Lesani Adnan, Ketua Umum IPOMI (Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia) mengatakan, saat ini sulit mencari sopir yang kompeten. Dilema yang ditemuinya sekarang, terkadang sopir yang pengalamannya cukup tapi sifatnya kurang baik.

Baca juga: Deretan Kecelakaan Bus Maut, Korban Tewas Puluhan Orang

"Sampai hari ini, SPAU (Sekolah Pengemudi Angkutan Umum) hanya menjadi cita-cita belaka pemerintah Indonesia," ujar Kurnia, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Kecelakaan bus Rukun Sayur dengan nomor polisi AD 1523 CF di kilometer 202 Tol Palimanan - Kanci, Cirebon, Jawa Barat, Selasa (14/7/2015). Sebanyak 11 orang meninggal dunia dalam kecelakaan ini.KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Kecelakaan bus Rukun Sayur dengan nomor polisi AD 1523 CF di kilometer 202 Tol Palimanan - Kanci, Cirebon, Jawa Barat, Selasa (14/7/2015). Sebanyak 11 orang meninggal dunia dalam kecelakaan ini.

Kurnia menambahkan, pihaknya akhirnya harus melakukan training di internal dengan metode pengemudi junior didampingi sopir senior. Pelatihannya bukan hanya untuk mendidik kemampuannya, tapi juga mentalnya.

"Kalau tidak salah, tahun 2005 itu dimulai wacana pendirian SPAU. Pencetusnya kala itu DPP Organda, almarhum Rudy Tehamiharja," kata Kurnia.

Baca juga: Bus Pariwisata yang Rengut 8 Nyawa di Subang, Hasil Modifikasi

Namun, pergantian kepengurusan di dalam DPP Organda diyakini sebagai penyebab tidak berjalannya pembangunan SPAU.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X