Ingat Lagi Cara Kencangkan Busi Sepeda Motor, Awas Slek

Kompas.com - 14/01/2020, 18:43 WIB
Ilustrasi kencangnkan busi sepeda motor. Foto: Tribunnews BogorIlustrasi kencangnkan busi sepeda motor.

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu komponen pada sepeda motor yang memiliki fungsi cukup vital adalah busi. Komponen yang satu ini berguna untuk pengapian atau pembakaran di bagian mesin.

Busi termasuk komponen yang perlu diganti secara rutin. Idealnya, penggantian busi dilakukan setiap 10.000 km. Tujuannya, agar performa mesin bisa tetap maksimal.

Baca juga: Kenali Perbedaan Busi Panas dan Busi Dingin

Dadan Danil, Technical Training 2W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), mengatakan, saat membuka atau mengencangkan busi motor, sebaiknya memperhatikan beberapa hal. Salah satunya adalah temperatur mesin.

Busi motor Injeksizona435412 Busi motor Injeksi

"Sebaiknya menunggu mesin dalam kondisi dingin atau normal, agar ulir atau dratnya tidak rusak atau slek," ujar Dadan, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Dadan menambahkan, saat pemasangan sebaiknya menggunakan tangan terlebih dahulu. Putar businya pakai tangan hingga masuk tiga atau empat ulir, baru dilanjutkan dengan kunci busi.

Sebaiknya, saat mengencangkan busi juga ditorsi sesuai service manual," kata Dadan.

Baca juga: Tips Merawat Busi pada Motor

Ulir atau drat yang rusak pada lubang busi harus dibawa ke bengkel bubut untuk diperbaiki. Namun, menurut Dadan, jika kerusakannya tidak parah bisa disenai.

Tapi, sebaiknya tetap mencopot cylinder head agar gram dari drat tersebut tidak masuk ke ruang bakar," ujar Dadan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X