Belajar Dari Tabrakan Beruntun Antasari, Ini Pentingnya Jarak Aman

Kompas.com - 13/01/2020, 08:22 WIB
Ilustrasi tabrakan dari belakang akibat tak menjaga jarak www.sykesassistance.comIlustrasi tabrakan dari belakang akibat tak menjaga jarak

JAKARTA, KOMPAS.comTabrakan beruntun belakangan bisa terjadi di mana saja. Tak hanya di jalan tol, pada Minggu (12/1/2020), kecelakaan beruntun yang melibatkan sejumlah mobil dan sepeda motor terjadi di Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan.

Menurut Kepolisian, tabrakan tersebut terjadi akibat pengemudi Toyota Altis yang melaju dari arah utara ke selatan, menabrak kendaraan di depan

Tidak ada korban jiwa, namun kecelakaan tersebut jelas memberikan kerugian materiil bagi para korban. Pengemudi dituntut wajib memperhatikan jarak aman dengan kendaraan di depannya.

Baca juga: Kecelakaan Beruntun Terjadi di Antasari, Tidak Ada Korban Jiwa

Ilustrasi kecelakaanSHUTTERSTOCK Ilustrasi kecelakaan

Jusri Pulubuhu, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), mengatakan, jika jarak aman saat berkendara dibutuhkan pengemudi untuk menghindar atau bereaksi.

“Salah satu caranya dengan memperhatikan patokan statis yang bisa kita ambil dari marka jalan atau papan penunjuk jarak yang ada di pembatas jalan, itu kalau jalan di tol,” ujarnya kepada Kompas.com belum lama ini.

Sementara jika di jalan umum, caranya dengan memperhitungkan jarak aman berkendara menggunakan satuan meter.

Baca juga: Lagi Kecelakaan di Tol Cipali, Pengelola Ingatkan Adab Berkendara

Ilustrasi kecelakaan mobil.SHUTTERSTOCK Ilustrasi kecelakaan mobil.

“Misal saat melaju dalam kecepatan 30 kpj, jarak minimal dengan kendaraan di depan yaitu 15 meter. Tapi jarak amannya paling tidak harus kita beri jarak 30 meter,” kata Jusri.

Begitu juga saat kecepatan kendaraan sekitar 40 kpj, maka jarak minimal yang harus dipenuhi adalah 20 meter. Sementara jarak idealnya harus sekitar 40 meter.

“Kuncinya ada di pengemudi jangan sampai lengah dan selalu fokus. Karena satu detik saja lengah, apalagi kalau kecepatan tinggi, bisa kehilangan jarak dengan mobil di depan dan berujung tabrakan beruntun,” ucapnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X