Mobil Desa AMMDes Juga Dilirik Timor Leste dan Papua Nugini

Kompas.com - 07/01/2020, 16:11 WIB
AMMDes Builder, mini mixer truck pemenang AMMDes Digimodz di IMX 2019. Kompas.com/DonnyAMMDes Builder, mini mixer truck pemenang AMMDes Digimodz di IMX 2019.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Alat Mekanis Multiguna Pedesaan ( AMMDes) atau mobil pedesaan buatan Indonesia akan menjalani debut luar negeri pertamanya ke Nigeria melalui perusahaan Dangote Group.

Pengusaha terkaya asal Afrika sekaligus pemilik perusahaan tersebut, Aliko Dangote, memesan sebanyak 10.000 unit AMMDes. Pengiriman akan dilaksanakan secara bertahap sampai lima tahun ke depan.

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika menyebut pencapaian itu merupakan salah satu harapan pemerintah untuk bisa mengorbitkan kendaraan buatan anak bangsa ke kancah internasional.

Baca juga: KMWI Kejar Target Produksi 10.000 Mobil Desa untuk Dikirim ke Afrika

AMMDes Ambulance FeederKemenperin AMMDes Ambulance Feeder

"Sebagaimana target kita beberapa waktu lalu, AMMDes memang ingin menjalani debut ekspor dan beberapa negara sudah berminat. Salah satunya ialah Afrika ini," katanya kepada KOMPAS.com, Jakarta, Selasa (7/1/2020).

Selanjutnya, lanjut Putu, jika tidak ada kendala kemungkinan besar AMMDes akan lakukan debut ekspor ke Timor Leste atau Papua Nugini. Terkait kebutuhan atau permintaan unitnya, belum bisa dipastikan.

"Tunggu tanggal mainnya saja, akan diumumkan pada saatnya," ujarnya.

Baca juga: Proses Pembelian Mobil Desa Oleh Konglomerat Afrika Berjalan 5 Tahun

AMMDes Builder, mini mixer truck pemenang AMMDes Digimodz di IMX 2019.Kompas.com/Donny AMMDes Builder, mini mixer truck pemenang AMMDes Digimodz di IMX 2019.

Sebagai informasi, AMMDes merupakan kendaraan multiguna yang dibangun untuk menggerakkan perekonomian desa. Proses produksi, distribusi, dan pemasaran kendaraan ini berada di bawah PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI).

Adapun tingkat komponen dalam negeri atau TKDN yang digunakan pada AMMDes sekarang ini sudah mencapai 70 persen. Jumlah tersebut turun dari sebelumnya, 90 persen akibat penggunaan mesin yang diambil dari India dan gearbox asal Taiwan.

"Dalam satu tahun normal, kita bisa memproduksi 8.000 unit AMMDes di pabrik Citeurup, Jawa Barat. Jika dikejar dengan over time, bisa sampai 10.000 unit," ujar Direktur PT KMWI Reiza Treistanto.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X