Kenali Ciri-ciri Kerusakan pada Pelek Mobil

Kompas.com - 01/01/2020, 07:12 WIB
Ilustrasi Honda Brio yang menggunakan pelek Work Ryver Kompas.com/DioIlustrasi Honda Brio yang menggunakan pelek Work Ryver
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Kondisi jalan yang dilalui tiap hari akan mempengaruhi keadaan pelek mobil. Biasanya pelek mengalami peyang atau bengkok usai menghajar lubang dengan keras, saat mobil melaju dalam kecepatan tinggi.

Namun jika secara fisik pelek tidak terlihat rusak, sebetulnya kerusakan bisa dirasakan saat dibawa berkendara.

Pelek yang bermasalah akan terasa bergetar pada lingkar kemudi saat mobil berjalan,” ujar Wibowo Santosa, Pemilik Permaisuri Ban, toko pelek dan ban ternama di Jalan Mahakam Jakarta Selatan, kepada Kompas.com (31/12/2019).

Baca juga: Ada Kasus Pelek Rusak Karena Melintas di Tol Layang Japek

Merawat pelek mobilStanly/Otomania Merawat pelek mobil

Menurutnya getaran pada setir terjadi karena pelek tidak dapat melaju stabil, sehingga putaran roda menjadi tidak seimbang.

“Paling terasa getarannya, ada juga mungkin suara derit metal kalau spoke-nya ada yang patah atau retak,” katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, pelek yang mengalami kerusakan juga dapat diketahui lewat setelan angin pada ban yang gampang berkurang. Meski setelan angin selalu dipantau sesaat sebelum berkendara.

Baca juga: Pahami Perbedaan Pelek Casting, Flow Forming, dan Forged

Pelek mobil flow formingFoto: Istimewa Pelek mobil flow forming

“Kalau tidak lama sudah kempis lagi, pertanda bahwa ada masalah pada ban mobil. Bisa jadi pelek yang rusak pada bagian dalamnya, apalagi kalau sudah dicek ban tidak ada yang bocor, mungkin ada keretakan di peleknya,” ucap Bowo.

Terakhir, pelek mobil yang sudah mengalami peyang dapat membuat keausan ban tidak merata. Biasanya sering terjadi hanya permukaan ban bagian dalam saja yang habis, sementara bagian luarnya masih tebal, atau sebaliknya.

“Caranya harus spooring dan balancing dulu, kalau masih belum benar tandanya memang pelek ada peyang, pelek harus diperbaiki dengan cara di-press agar kembali ke kondisi semula,” ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.