Berminat Membeli Mobil Bekas, Ini yang Perlu Diperhatikan

Kompas.com - 28/12/2019, 08:42 WIB
Ilustrasi mengganti minyak rem sendiri louis-moto.co.ukIlustrasi mengganti minyak rem sendiri
Penulis Ari Purnomo
|

Pengecekan keropos ini juga bisa mengetahui, apakah mobil tersebut sering dirawat atau tidak. Keropos timbul salah satunya karena besi yang terpapar kotoran atau debu tidak sering dibilas, menimbilkan efek korosi, sehingga timbul karat.

Faktor lain, juga bisa indikasi sering terpapar air laut atau tidak. Biasanya, mobil yang sering kena air laut bagian bawahnya cepat keropos karena carian mengandung garam.

Periksa minyak rem

Meski terkesan sepele, jangan lupa juga melakukan pengecekan kondisi minyak rem. Misalnya kondisi minyak rem sudah keruh atau belum.

Periksa juga minyak power steering sudah keruh atau belum.

“Jangan lupa periksa lampu, histori servis berkala yang biasanya ada catatannya. Seperti pergantian oli gardan, oli transmisi, dan juga oli mesin,” ucap Natalis.

Baca juga: Biaya Rekondisi Interior Mobil Mulai Rp 2 Jutaan

Mencari mobil bekas yang baik dapat dilihat dari kondisi interior yang masih orisinil dan rapi.Kompas.com/Dio Mencari mobil bekas yang baik dapat dilihat dari kondisi interior yang masih orisinil dan rapi.

Interior

Pengecekan bagian interior juga diperlukan. Hal ini untuk memastikan kondisi mobil benar-benar sesuai dengan yang diinginkan.

Interior di sini seperti kondisi jok, apakah ada noda atau bekas tumpahan noda tidak. Kemudian pengecekan interior yang lainnya.

Kondisi interior mobil Jeep Wrangler Rubicon yang menjadi mobil dinas Bupati Karanganyar.ari purnomo Kondisi interior mobil Jeep Wrangler Rubicon yang menjadi mobil dinas Bupati Karanganyar.

Coba kemudikan

Bagian terakhir dalam pengecekan mobil sebelum anda memutuskan untuk membeli adalah mencobanya. Mencoba adalah bagian terakhir setelah anda melakukan pengecekan secara teliti.

Natalis mengungkapkan, dengan mencoba mengemudikan mobil yang akan dibeli akan diketahui kondisi mobil yang sebenarnya.

“Misalkan saat tanjakan mobilnya kuat atau tidak, mungkin bagian kampas koplingnya. Kemudian dari knalpotnya keluar asap putih atau tidak,” ujarnya.

Baca juga: Jangan Lupa, Ban Serep Juga Perlu Dirawat

Dengan menyalakan mesin, lanjutnya, bisa mengetahui kondisi mesin itu masih normal atau tidak.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X