Tol Layang Japek Diklaim Berhasil Urai Kemacetan saat Libur Natal

Kompas.com - 26/12/2019, 06:42 WIB
Honda CR-V saat menjajal jalan tol layang Jakarta-Cikampek HPMHonda CR-V saat menjajal jalan tol layang Jakarta-Cikampek

JAKARTA, KOMPAS.com - Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek) atau Elevated II diklaim berhasil membantu mengurai kepadatan lalu lintas saat musim mudik Natal 2019.

PT Jasa Marga (Persero) mencatat, selama tiga hari periode mudik (20-23 Desember 2019) volume kendaraan yang melintas di ruas tol Jakarta-Cikampek sebanyak 358.000. Dari total tersebut, 33 persennya atau sekitar 117.000 memilih menggunakan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated.

"Berdasarkan evaluasi pelayanan arus mudik Natal 2019, tol layang Japek terbukti efektif untuk membantu pelayanan arus mudik. Padahal jika dibandingkan dengan lalu lintas harian, periode mudik kemarin meningkat sampai 50 persen lebih," kata Dwimawan Heru, Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) di keterangan resmi, Jakarta, Rabu (25/12/2019).

Baca juga: Jadwal Pembebasan Ganjil Genap di Jakarta pada Natal dan Tahun Baru

Sejumlah kendaraan melintasi Tol Jakarta-Cikampek di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (21/12/2019). PT Jasa Marga Tbk memprediksi selama libur panjang Natal dan Tahun Baru diperkirakan ada 479.049 kendaraan melintas di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek bawah maupun layang, dengan tujuan Bandung 51 persen dan Trans Jawa 49 persen. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/ama.ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah Sejumlah kendaraan melintasi Tol Jakarta-Cikampek di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (21/12/2019). PT Jasa Marga Tbk memprediksi selama libur panjang Natal dan Tahun Baru diperkirakan ada 479.049 kendaraan melintas di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek bawah maupun layang, dengan tujuan Bandung 51 persen dan Trans Jawa 49 persen. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/ama.

Adapun lonjakkan lalu lintas tertinggi yang melewati tol layang terpanjang di Indonesia tersebut, lanjut dia, ialah pada Jumat (20/12/2019) yaitu sebanyak 34 persen atau 41.000 kendaraan, dari total 124.000 kendaraan.

Namun Jasa Marga tidak memungkiri bahwa terjadinya antrean jelang pertemuan arus lalu lintas Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek di kilometer 48 masih harus diperhatikan.

Selain itu, ada juga kepadatan pengguna jalan yang akan menggunakan rest area setelah melintasi tol layang tersebut, yaitu di kilometer 50 dan kilometer 57.

Baca juga: Terlalu Padat, Akses Tol Layang Jakarta-Cikampek Akan Dibatasi

Tol Layang Jakarta-Cikampek Tol Layang Jakarta-Cikampek

Untuk mencairkan kepadatan akibat pertemuan lalu lintas tersebut, Jasa Marga dengan diskresi Kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow Km 47 s.d Km 61 Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek sebagai penambahan kapasitas lajur.

Dengan diberlakukannya contraflow diharapkan dapat menjadi kapasitas satu lajur tambahan sehingga kepadatan di titik pertemuan Jalan Tol Japek Elevated dan Jalan Tol Japek di Km 48 dapat terurai.

Jasa Marga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dalam berkendara, mematuhi rambu-rambu dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Tak lupa, memastikan kecukupan bahan bakar minyak (BBM) karena di ruas tol layang tidak disediakan rest area.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X