Tilang Elektronik Mampu Hilangkan Praktik Pungli

Kompas.com - 20/12/2019, 07:12 WIB
Uji coba ETLE atau tilang elektronik berlaku selama satu bulan sejak 1 Oktober 2018. KOMPAS.com / GHULAM M NAYAZRIUji coba ETLE atau tilang elektronik berlaku selama satu bulan sejak 1 Oktober 2018.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kamera tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement ( E-TLE) tidak hanya memudahkan tugas polisi tapi juga sekaligus menekan adanya kecurangan di lapangan.

Hal tersebut disampaikan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Gatot Eddy Pramono. Menurut dia, selain mendisplinkan masyarakat atau pengguna kendaraan, juga perilaku oknum petugas yang masih bisa diajak ''damai.''

Baca juga: Terapkan ETLE, Batas Kecepatan di Tol Layang Jakarta-Cikampek Cuma 60 Kpj

"Dengan adanya E-TLE baik itu yang kita pasang secara statis pada titik tertentu maupun yang portable dan ada juga body cam, selain kita mendisplinkan masyarakat berlalu lintas, kita juga mengubah perilaku yang selama ini mungkin masih ada oknum anggota polri yang sering melanggar," kata Gatot di Jakarta belum lama ini.

CCTV terpasang di kawasan Thamrin, Jakarta, Rabu (19/9/2018). Poldan Metro Jaya bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) yang akan diuji coba pada Oktober 2018 sepanjang jalur Thamrin hingga Sudirman.MAULANA MAHARDHIKA CCTV terpasang di kawasan Thamrin, Jakarta, Rabu (19/9/2018). Poldan Metro Jaya bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) yang akan diuji coba pada Oktober 2018 sepanjang jalur Thamrin hingga Sudirman.

"Ya mungkin saat menilang kemudian berdamai dengan yang ditilang, ini akan menghilangkan itu. Karena ini akan terlihat oleh E-TLE atau body cam, jadi semoga tahun depan akan semakin baik," katanya.

Baca juga: Marak Pelat Nomor Palsu, Polisi Ingatkan Pentingnya Konfirmasi ETLE

E-TLE dikembangkan pertama kali oleh Ditlantas Polda Metro Jaya pada November 2018. E-TLE disebut sebagai terobosan dalam mentransformasi penegakan hukum dari pola konvensional menuju elektronik.

Sejak November 2018 sebanyak 12 kamera ETLE sudah dipasang di kawasan Sudirman-Thamrin. Sampai dengan akhir tahun akan ditambah 48 kamera sehingga total akan menjadi 57 kamera E-TLE.

Tahun depan akan kembali ditambah 45 kamera sehingga total menjadi 105 kamera. Seluruh kamera itu akan disebar di seluruh DKI Jakarta, terutama di titik-titik rawan pelanggaran lalu lintas.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X