Penyelundupan Motor dan Mobil Mewah Sepanjang 2019

Kompas.com - 18/12/2019, 11:12 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kedua kiri) didampingi Kapolri Jenderal Pol Idham Azis (kiri) dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (ketiga kiri) meninjau mobil dan motor mewah selundupan di Terminal Peti Kemas Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (17/12/2019). Sepanjang tahun 2016 hingga 2019 sebanyak 19 unit mobil mewah dan 35 unit motor (rangka dan mesin motor) mewah berbagai merek telah diamankan oleh Bea Cukai Tanjung Priok dengan perkiraan total nilai barang mencapai kurang lebih Rp 21 miliar dan potensi kerugian negara mencapai kurang lebih Rp 48 miliar. ANTARA FOTO/DHEMAS REVIYANTOMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kedua kiri) didampingi Kapolri Jenderal Pol Idham Azis (kiri) dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (ketiga kiri) meninjau mobil dan motor mewah selundupan di Terminal Peti Kemas Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (17/12/2019). Sepanjang tahun 2016 hingga 2019 sebanyak 19 unit mobil mewah dan 35 unit motor (rangka dan mesin motor) mewah berbagai merek telah diamankan oleh Bea Cukai Tanjung Priok dengan perkiraan total nilai barang mencapai kurang lebih Rp 21 miliar dan potensi kerugian negara mencapai kurang lebih Rp 48 miliar.
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA,KOMPAS.com- Penyelundupan sepeda motor dan mobil mewah berhasil digagalkan oleh pemerintah. Ada belasan unit mobil dari berbagai pabrikan dengan nilai mencapai miliaran rupiah.

Banyak cara yang dilakukan oleh pelaku untuk mengelabui petugas agar penyelundupan bisa berjalan lancar. Akan tetapi, kecurigaan petugas membuat upaya penyelundupan berhasil digagalkan.

Berikut beberapa penyelundupan mobil dan motor mewah yang berhasil digagalkan selama 2019.

Personil Lantamal IV Tanjungpinang bersenjata lengkap terlihat berjaga-jaga dilokasi gudang penyimpnana 3 unit mobil mewah yang ada di gudang PT Batam Trans milik LT yang berada di Kampung Air, Batam Centre, Batam, Selasa (21/1/2019)KOMPAS.com/ HADI MAULANA Personil Lantamal IV Tanjungpinang bersenjata lengkap terlihat berjaga-jaga dilokasi gudang penyimpnana 3 unit mobil mewah yang ada di gudang PT Batam Trans milik LT yang berada di Kampung Air, Batam Centre, Batam, Selasa (21/1/2019)

Penyelundupan Ferrari dan Porsche

Awal 2019 petugas di Pelabuhan Tanjung Priok berhasil menggagalkan upaya penyelundupan dua mobil mewah, yakni Ferrari dan Porsche. Kejadian ini tepatnya terjadi pada bulan Januari 2019.

Dua unit mobil mewah asal Singapura yang diamankan di pelabuhan Tanjung Priok tersebut rencananya akan dibawa ke Kabupaten Dumai, Riau.

Kepala BLKI Kantor Pelayanan Umum Bea dan Cukai Tipe B Batam Sumarna, mengatakan dua unit mobil mewah Ini berasal dari Batam dan dikirimkan ke Jakarta.

Setelah tiba di Jakarta, selanjutnya dikirim ke Kabupaten Dumai, Riau, Jakarta hanya transit saja.

"Namun siapa pemilik mobil tersebut, hal itu masih dilakukan pengembangan," kata Sumarna. Sumarna Rabu (23/1/2019).

Baca juga: Bea Cukai: Mobil Mewah Bodong Asal Singapura Akan Diselundupkan ke Dumai

Penyelundupan mobil dan motor mewah di Tanjung Priok Penyelundupan mobil dan motor mewah di Tanjung Priok

Penyelundupan Nissan dan Mustang

BLKI Kantor Pelayanan Umum dan Bea Cukai Tipe B Batam mengembangkan kasus penyelundupan dua mobil mewah tersebut. Alhasil, BLKI berhasil mengungkap upaya penyelundupan serupa.

Kali ini sedikitnya ada tiga mobil yang akan diselundupkan. Di antaranya, Nissan Skyline GTR33 warna putih lansiran 2000, Nissan Skyline GTR 34, tahun 2000 dan sedan mustang warna merah tahun 1972.

"Dari informasi tersebutlah kami langsung melakukan koordinasi dan akhirnya terungkaplah kasus lima mobil mewah asal Singapura ini," jelasnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X