Ribuan Bus Pariwisata Belum Lolos Uji Keselamatan Jelang Libur Nataru

Kompas.com - 16/12/2019, 19:05 WIB
Bus pariwisata Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta yang tadinya merupakan bus kota. www.flickr.comBus pariwisata Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta yang tadinya merupakan bus kota.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 5.412 dari 13.883 bus pariwisata dinyatakan belum laik beroperasi jelang musim libur Natal dan Tahun Baru 2020.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan, ribuan unit kendaraan angkut tersebut belum lolos uji keselamatan (ramp check) yang diselenggarakan sejak 20 November 2019 lalu.

"Jumlah kendaraan yang sudah dilakukan ramp check oleh Kemenhub sebanyak 13.883 unit dan sudah 8.471 unit yang lolos. Kita fokus untuk lakukan ramp check bus pariwisata, karena bus biasa itu sudah dilakukan di hari biasa," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi di Jakarta, Senin (16/12/2019).

Baca juga: Jam Istirahat di Rest Area Dibatasi Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Petugas kepolisian melakukan razia terhadap bus pariwisata yang melintas di Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/6/2017).KOMPAS.com / Ramdhan Triyadi Bempah Petugas kepolisian melakukan razia terhadap bus pariwisata yang melintas di Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/6/2017).

Bagi bus yang dinyatakan belum laik beroperasi itu, lanjutnya, diminta untuk melakukan perbaikan dengan batas waktu satu minggu. Setelah diperbaiki, Kemenhub akan kembali melakukan pemeriksaan.

" Bus pariwisata ini jarang dilakukan pemeriksaan karena petugas jarang ke terminal. Kita berikan kesempatan lakukan perbaikan, sebelum petugas kembali lakukan pemeriksaan," kata Budi.

"Kami akan fokus terus bagaimana kendaraan yang belum lolos atau kekurangan, akan kita pantau lagi. Termasuk yang di daerah. Kita harapkan selesai di sisa satu minggu ini," tambahnya.

Ia juga meminta agar masyarakat lebih teliti dalam memilih bus pariwisata saat liburan nanti. "Kalau bus belum ada approval dari Kemenhub terkait ramp check, boleh ditolak," katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X