5 Perilaku Pengguna Mobil yang Tidak Tertib di Jalan Tol

Kompas.com - 16/12/2019, 15:10 WIB
Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek memiliki panjang 36,4 kilometer, dan menjadi jalan tol layang terpanjang se-Indonesia. Kementerian PUPRJalan Tol Layang Jakarta-Cikampek memiliki panjang 36,4 kilometer, dan menjadi jalan tol layang terpanjang se-Indonesia.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Video seorang wanita viral di dunia maya karena mencuri tanaman dari bagian tengah pembatas jalan. Wanita itu turun dari mobil dengan pelat nomor N 1416RY dan mengambil tanaman.

Tak ada keterangan resmi mengenai lokasi pengambilan video tersebut. Hanya tampak kendaraan di depannya sedang macet. "Uhuy orang Malang," kata seseorang yang diduga mengambil video tersebut.

Baca juga: Tindakan Tepat Saat Pecah Ban dan Berhenti di Bahu Jalan Tol

 

Ironisnya tak sedikit masyarakat yang masih lalai mengenai keselamatan di jalan umum baik jalan raya. Sebab keselamatan bukan hanya berkaitan dengan perihal teknis tapi juga non teknis.

''Safety itu adalah mindset bukan slogan. Sedangkan banyak dari kita masih belum paham. Sehingga perilakunya jauh dari safety," kata Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana.

Kompas.com merangkum lima perilaku non teknis yang tidak tertib di jalan tol yang dapat membahayakan keselamatan atau menimbulkan ketidaknyamanan.

1. Buang air kecil

Buang air kecil merupakan sifat alami tubuh manusia. Namun kencing pun ada adabnya, terutama di tol. Tidak dibenarkan buar air kecil di bahu jalan tol, meskipun situasinya sedang lenggang.

Paling benar ialah mencari toilet di tempat peristirahatan atau rest area. Karena itu, managemen perjalanan sangat penting sehingga pengemudi dan penumpang mengetahui jam biologis tubuhnya masing-masing.

2. Merokok

Larangan berkendara sambil merokok mulai merebak lewat Peraturan Menteri Perhubungan No 12 tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor bahwa pengendara dilarang merokok selama berkendara.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X