Waktu Istirahat di Rest Area Tol Dibatasi Maksimal 60 Menit

Kompas.com - 11/12/2019, 15:23 WIB
Kendaraan pemudik terjebak macet di Tol Cikampek, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). Pada H+2 lebaran, Tol Cikampek mulai dipadati kendaraan pemudik yang akan kembali ke Jakarta. ANTARA FOTO/RIVAN AWAL LINGGAKendaraan pemudik terjebak macet di Tol Cikampek, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). Pada H+2 lebaran, Tol Cikampek mulai dipadati kendaraan pemudik yang akan kembali ke Jakarta.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Istiono, memperkirakan akan terjadi kenaikan volume kendaraan di jalan tol saat libur Natal dan Tahun Baru 2020.

Guna menghindari potensi kemacetan dan penumpukkan kendaraan, serta menjamin kenyamanan dan keamanan perjalanan, pihaknya akan membatasi waktu istirahat di rest area tol. Adapun batasan waktu istirahat para pengendara ialah antara 30-60 menit.

"Kami telah melakukan survei jalur mudik Natal dan Tahun Baru. Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kelancaran arus mudik di akhir tahun nanti, kami batasi waktu istirahat di rest area tol," katanya di keterangan resmi, Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Baca juga: Siap-siap Macet, Mobil Pribadi Mendominasi Libur Natal dan Tahun Baru

Ilustrasi rest area di jalan tolKementerian PUPR Ilustrasi rest area di jalan tol

"Kami kasih kavling. (Kendaraan) pertama datang, kami suruh jalan pakai waktu. Ada anggota yang mengatur. Waktu istirahatnya sekitar 30 menit sampai satu jam, supaya tidak menumpuk," ujar Istiono.

Baca juga: Fakta Baru Tol Layang Jakarta-Cikampek, Soal Batas Kecepatan

Ia juga menyampaikan Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat akan mengerahkan para polwan untuk memimpin senam perenggangan otot di siang dan sore hari. Supaya, pengendara bisa kembali aktif mengemudi dengan optimal.

"Nanti Dirlantas Polda Jabar yang punya konsep, dilatihkan fungsinya memimpin senam perenggangan pada waktu siang dan sore," kata dia.

Sebagai informasi, menurut survei daring Kementerian Perhubungan, sebanyak 48 persen masyarakat yang ingin berlibur di akhir tahun dengan tujuan domestik akan memilih moda transportasi mobil pribadi.

Total jumlah pengguna angkutan umum darat, laut, dan udara sendiri menurut proyeksi mencapai 16,41 juta orang, naik tipis 0,18 persen dibandingkan libur akhir tahun sebelumnya. Sebanyak 70 persen dari pergerakan arus libur akhir 2019 berkutat di seputar Jawa.



Sumber NTMC Polri
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X