Jelang Liburan Akhir Tahun, 30 Persen Bus Tak Laik Beroperasi

Kompas.com - 11/12/2019, 07:32 WIB
Ditjen Perhubungan Darat akan menyediakan kendaraan bus serta menjamin kelaikan operasional bus yang akan digunakan selama perhelatan olahraga Asian Games 2018.
Dok. Humas Ditjen Perhubungan DaratDitjen Perhubungan Darat akan menyediakan kendaraan bus serta menjamin kelaikan operasional bus yang akan digunakan selama perhelatan olahraga Asian Games 2018.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) telah melakukan ramp check armada bus yang akan dioperasikan saat mudik Natal dan Tahun baru. Dari sejumlah data yang terkumpul 30 pesen bus dinyatakan tak laik operasi.

Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Cucu Mulyana, menjelaskan, kegiatan ramp check untuk bus telah dimulai sejak 20 November lalu.

"Dari November sampai saat ini sudah 10.161 unit bus yang kita cek, dari jumlah itu 3.948 unit atau 30 persennya tak laik operasi. Sisanya sudah layak beroperasi," ujar Cucu di Kantor Kemnhub, Jakarta Pusat, Senin (9/12/2019).

Baca juga: Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Polisi Fokus Tertibkan Truk ODOL

Menurut Cucu, kegiatan pengecekan atau ramp check pada bus sendiri merupakan prosedur standar yang dilakukan secara rutin, bukan hanya ketika menghadapi musim-musim liburan saja.

Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Senin (18/6/2018)Stanly Ravel Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Senin (18/6/2018)

Fungsi dari ramp check sendiri sebenarnya bukan untuk menentukan apakah bus tersebut laik jalan atau tidak, tapi lebih ke sisi standar operasional.

"Banyak yang salah, kalau laik jalan mereka sudah punya buku izin operasinya. Kami cek itu soal kelengkapan, standar keselamatan dan lainnya yang menentukan apakah bus tersebut laik beroperasi atau tidak," kata Cucu.

Sebanyak 30 persen bus yang masuk dalam kategori tak laik beroperasi pun diklaim hanya karena kurang kelengkapan penunjang saja, bukan akibat hal-hal yang sifatnya teknis. Menurut Cucu, harusnya dalam waktu satu atau dua hari, kekurangan tersebut sudah bisa dilengkapi.

Baca juga: Jadwal Pembatasan Truk di Musim Libur Natal dan Tahun Baru

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi mengunjungi Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Selasa (7/5/2019).  Budi mengecek kelaikan kendaraan mudik dengan cara masuk ke kolong bus. KOMPAS.com/PUTRA PRIMA PERDANA. Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi mengunjungi Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Selasa (7/5/2019). Budi mengecek kelaikan kendaraan mudik dengan cara masuk ke kolong bus.

"Bukan karena kerusakan, tapi kelengkapan penunjang saja. Kami akan rekap terus dan kami coba selesaikan jelang H-3 sebelum posko Natal dan Tahun Baru dimulai," ujar Cucu.

Tak hanya ramp check untuk bus antar kota antar provinsi (AKAP) saja, Kemenhub bersama Dinas Perhubungan (Dishub) di kota-kota besar juga diklaim ikut melakukan pengecekan pada bus-bus pariwisata. Pasalnya, jelang musim liburan banyak mayarakat yang menyewa bus tersebut.

" Bus pariwisata itu kan tidak masuk ke terminal, jadi kita mengeceknya langsung ke tempatnya atau kita buat posko di tempat-tempat wisata dengan Dishub. Pasti bus pariwisata ini juga banyak digunakan karena momennya liburan," ucap Cucu.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X