17 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Melintas di Tol Layang Japek

Kompas.com - 11/12/2019, 06:32 WIB
Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II Elevated Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPRJalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II Elevated

JAKARTA, KOMPAS.com - Terhitung mulai 20 Desember 2019, Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek) resmi dibuka untuk umum dan bisa dilewati mobil pribadi. Tol layang ini merupakan jalan bebas hambatan bertingkat pertama di Indonesia, karena dibangun di atas ruas tol Jakarta-Cikampek.

Jelang dibukanya Tol Layang Japek untuk umum, setidaknya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pemilik kendaraan sebelum melewati ruas tol tersebut. Berikut 17 hal yang perlu diperhatikan oleh pengemudi:

Baca juga: Tol Layang Jakarta-Cikampek Harus Dilengkapi Rambu RPPJ

1. Tol Layang Jakarta-Cikampek mulai dibuka secara umum pada 20 Desember 2019

2. Total panjang Tol Layang mencapai 38 kilometer, terhitung dari KM 10 hingga KM 38, menghubungkan Cikunir-Karawang Timur dan tidak memiliki gerbang masuk dan keluar di tengah jalan.

Kondisi Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek, Rabu (4/12/2019)Kompas.com/ROSIANA HARYANTI Kondisi Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek, Rabu (4/12/2019)

3. Hanya boleh dilalui kendaraan pribadi, tepatnya Golongan I non bis dan non truk kecil.

4. Tetap waspada dan jaga kecepatan sesuai rambu-rambu yang ada.

5. Waspada terhadap efek angin samping (side wind).

Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek

6. Pastikan kondisi tekanan angin pada ban dan mesin dalam kondisi prima.

7. Pastikan bahan bakar dalam tangki terisi penuh atau cukup sampai tujuan.

8. Akan ada personil lalu lintas yang berjaga di setiap u-turn.

9. Bawa bekal yang cukup dan sebisa mungkin sebelumnya sudah buang air kecil dan buang air besar. Sebab, belum ada rest area di sepanjang tol layang.

Progres Pembangunan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek 99,976 Persen, Rabu (4/12/2019).Rosiana Haryanti/Kompas.com Progres Pembangunan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek 99,976 Persen, Rabu (4/12/2019).

10. Pantau perkembangan kondisi lalu lintas, jika ragu dengan kondisinya, sebaiknya lewat jalur biasa atau jalur bawah.

Baca juga: Kapan Tol Layang Jakarta-Cikampek Mulai Bayar?
11. Rest area baru bisa ditemui di KM 50, KM 52, KM 57, dan KM 62, sebelum percabangan Cipali dan Cipularang.

12. Akan ada potensi terjadinya bottle neck atau penumpukan kendaraan setelah exit jalan tollayang (KM 48).

Baca juga: Kapan Tol Layang Jakarta-Cikampek Mulai Bayar?

13. Pastikan kecepatan tidak melebihi batas yang sudah ditentukan oleh rambu-rambu, karena akan diterapkan sistem tilang elektronik (ETLE).

Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II ElevatedDokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II Elevated

14. Akan ada 8 u-turn di sepanjang Tol Layang Japek.

15. Nantinya, akan dibangun 4 area emergency parking yang dilengkapi juga dengan tangga darurat di setiap titik parkir.

16. Tangga darurat hanya bisa digunakan untuk orang, yang letaknya di KM 21, KM 36, hingga KM 39.

17. Sejauh ini, belum ada info tarif yang berlaku. Kemungkinan baru dikomersialkan pada akhir Januari atau awal Februari 2020.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X