Libur Akhir Tahun, Masyarakat Beralih ke Transportasi Darat

Kompas.com - 10/12/2019, 09:42 WIB
Kendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati jalan tol jakarta-cikampek di Cikampek, Jawa Barat, Minggu (2/6/2019). Sistem satu arah atau one way mulai diterapkan di jalan tol Jakarta-Cikampek hingga tol Batang-Semarang di Jawa Tengah pada H-6 Lebaran 2019, Kamis (30/5). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGKendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati jalan tol jakarta-cikampek di Cikampek, Jawa Barat, Minggu (2/6/2019). Sistem satu arah atau one way mulai diterapkan di jalan tol Jakarta-Cikampek hingga tol Batang-Semarang di Jawa Tengah pada H-6 Lebaran 2019, Kamis (30/5).
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Meningkatnya infrastruktur jalan membuat Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) memprediksi banyak masyarakat yang beralih ke moda transportasi darat, terutama menjelang masa libur Natal dan tahun baru (Nataru).

Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, prediksi tersebut bisa terlihat dari adanya indikasi penurunan penumpang pesawat pada musim liburan akhir tahun ini.

"Sekarang jalan makin bagus, jalur kereta juga baik infrastrukturnya. Barangkali sebagian masyarakat ada yang pindah transportasi, jadi meski harga tiket pesawat juga sudah tak terlalu mahal, tetap terlihat ada penurunan penumpang musim ini," kata Polana di Kantor Kemenhub, Jakarta Pusat, Senin (9/12/2019).

Baca juga: Alasan Mundurnya Pembukaan Tol Layang Jakarta-Cikampek

Berdasarkan data sementara, Polana memprediksi penumpang pesawat pada musim libur Natal dan tahun baru saat ini mencapai 5.207.088 penumpang. Jumlah tersebut mengalami penurunan 8,4 persen dibandingkan periode yang sama pada 2018.

Arus kendaraan ke arah Jakarta di ruas tol Jakarta-Cikampak, tepatnya di wilayah Kota Bekasi, tampak padat, Minggu (9/6/2019).KOMPAS.com/DEAN PAHREVI Arus kendaraan ke arah Jakarta di ruas tol Jakarta-Cikampak, tepatnya di wilayah Kota Bekasi, tampak padat, Minggu (9/6/2019).

Lebih lanjut Polana menjelaskan bahwa khusus pada saat momen liburan akhir tahun, umumnya masyarakat lebih ingin berlibur, tak seperti saat Lebaran yang lebih cenderung mudik.

Karena itu, kebanyakan masyarakat lebih memilih moda transportasi darat, paling utama seperti mobil pribadi karena bisa membawa keluarga untuk jalan-jalan berlibur.

"Kalau pakai mobil di jalan darat bisa lebih guyub, momennya juga lebih ke liburan dan lebih efisien lagi naik mobil bersama-sama," ujar Polana.

Baca juga: Ini Perkiraan Puncak Libur Natal dan Tahun Baru 2020, Jangan Sampai Terjebak Macet

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Badan Penelitian dan Pegembangan (Balitbang) Kemenhub Sugihardjo. Menurut dia, Kemenhub telah memprediksikan jumlah penumpang angkutan saat musim liburan Natal dan tahun baru mencapai 16,41 juta untuk lima jenis moda transportasi.

Foto udara kendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati Gerbang Tol Cikampek Utama di malam hari di Cikampek, Jawa Barat, Sabtu (1/6/2019). Volume arus mudik dari arah Jakarta yang memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama menuju ke sejumlah wilayah di Jateng dan Jatim pada H-4 siang hari terpantau padat merayap.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Foto udara kendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati Gerbang Tol Cikampek Utama di malam hari di Cikampek, Jawa Barat, Sabtu (1/6/2019). Volume arus mudik dari arah Jakarta yang memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama menuju ke sejumlah wilayah di Jateng dan Jatim pada H-4 siang hari terpantau padat merayap.

Namun, dari jumlah tersebut, paling mendominasi memang angkutan darat dengan prediksi sekitar 60 persen dari semua moda darat atau jalan. Mulai dari kereta api, bus umum, bus pariwisata, mobil rental, mobil pribadi, sampai sepeda motor.

"Untuk musim mudik Natal dan tahun baru sekarang, saya pikir yang perlu diantisipasi adalah sektor perhubungan darat karena mendominasi dari moda darat. Untuk pergerakannya, dari semua moda paling besar di Pulau Jawa sampai 70 persen, lalu di Sumatera, dan lainnya," kata Sugihardjo.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X