Nissan Coba Bangkit, Bukan Hanya dengan Livina

Kompas.com - 09/12/2019, 13:09 WIB
Peluncuran Nissan Livina di Bandung dok.NissanPeluncuran Nissan Livina di Bandung
|

BALIKPAPAN, KOMPAS.com – Merek Nissan tengah mencoba mengembalikan performa mereka setelah dihantam berbagai krisis internal. Menutup merek Datsun jadi salah satu cara untuk memulihkan kondisi keuangan perusahaan.

Seperti diketahui dari berbagai sumber, merek mobil LCGC (Low Cost Green Car) ini sudah berencana ditutup pada 2020 mendatang. Meski rencana tersebut belum diumumkan secara resmi oleh Nissan.

Berkaca pada data wholesales Gaikindo tahun 2018, Datsun masih sanggup mencapai 10.433 unit setahun. Sementara pada periode Januari-Oktober 2019, penjualannya terus anjlok ke level 5.921 unit.

Baca juga: Nissan Leaf Bakal Meluncur di Ajang Formula E?

Nissan Leaf dan Note e-Power di Karawang, Jawa BaratStanly Nissan Leaf dan Note e-Power di Karawang, Jawa Barat

Lain halnya dengan Nissan, yang pada sepanjang 2018 hanya meraih 6.885 unit. Kemudian pada Januari-Oktober 2019 berhasil mencatat 11.006 unit.

Nissan Livina jadi model yang mendongkrak penjualan Nissan tahun ini. Bahkan Low MPV yang baru meluncur awal 2019 itu mengalahkan perolehan model-model Nissan lainnya.

Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia Isao Sekiguchi, mengatakan dalam kondisi seperti ini pihaknya harus mulai bekerja dari bawah. Perusahaan harus mencari volume maker baru, dan kemampuan itu ada pada Livina.

Baca juga: Mobil Listrik Nissan Manfaatkan Charging Station Punya Mitsubishi

Produksi Datsun Go  Panca di pabrik Nissan Purwakarta. Datsun akan sangat agresif di Indonesia.Donny Apriliananda Produksi Datsun Go Panca di pabrik Nissan Purwakarta. Datsun akan sangat agresif di Indonesia.

“Ini cukup penting, dalam empat tahun terakhir kami tidak memiliki model baru. Jadi bagaimana membuat konsumen Indonesia mengerti tentang Nissan, sebab Nissan bukan hanya Livina,” ujarnya kepada wartawan di Balikpapan beberapa waktu lalu.

Meski berkontribusi baik, namun Nissan tidak hanya fokus pada Livina. Seperti diketahui, tahun 2020 Nissan akan berkonsentrasi meluncurkan beberapa kendaraan elektrifikasi sekaligus.

“Benar kami fokus di Livina, tapi Nissan adalah brand yang membuat mobil seperti Livina, Terra, X-Trail, juga mobil seperti Leaf. Juga jangan lupakan mobil seperti GT-R yang sangat terkenal di dunia otomotif, tapi tidak diketahui konsumen biasa. Jadi itulah yang membuat Nissan unik,” ucap Sekiguchi.

Baca juga: Nissan Sebut Charging Station Mobil Listrik Tidak Perlu Besar

Nissan Livina yang meluncur Februari 2019 saat melewati jalur trans KalimantanKOMPAS.com/Dio Nissan Livina yang meluncur Februari 2019 saat melewati jalur trans Kalimantan

Dengan line-up model yang lengkap, Sekiguchi optimis menatap tahun depan. Beragam model Nissan yang sudah punya nama dipercaya bakal membantu menguatkan brand mereka di Indonesia.

“Ini tantangan besar, tapi tahun 2020 orang bilang secara bertahap kita bisa improve, itu yang banyak saya dengar,” katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X