Titik Macet Tol Cikampek Musim Libur Natal dan Tahun Baru

Kompas.com - 09/12/2019, 07:53 WIB
Kendaraan pemudik terjebak macet di Tol Cikampek, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). Pada H+2 lebaran, Tol Cikampek mulai dipadati kendaraan pemudik yang akan kembali ke Jakarta. ANTARA FOTO/RIVAN AWAL LINGGAKendaraan pemudik terjebak macet di Tol Cikampek, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). Pada H+2 lebaran, Tol Cikampek mulai dipadati kendaraan pemudik yang akan kembali ke Jakarta.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menyangkut soal persiapan mudik Natal dan Tahun Baru serta pemukaan Tol Layang Jakarta-Cikampek, Kokorlantas Polri Irjen Istiono, sudah mulai memetakan titik-titik potensial kemacetan.

Menurut Istiono, ada beberapa titik rawan macet di ruas Tol Cikampek, baik ketika pelaksanaan arus mudik ataupun sebaliknya.

"Titik yang nanti akan kita pastikan di Km 62. Arus balik pasti ada kepadatan di sana. Kalau arus mudik, titik persinggungan nanti terjadi di Km 48 karena ada penyumbatan tol exit sedikit," ujar Istiono dilansir dari NTMC Polri, Minggu (8/12/2019).

Baca juga: Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek Jalani Uji Laik Fungsi

Beberapa tempat peristirahatan atau rest area juga diklaim akan menimbulkan kemacetan. Karena itu, Istiono juga akan melakukan pengaturan terkait manajemen lalu lintas untuk menghindari kepadatan.

Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II ElevatedDokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II Elevated

Meski diprediksi bila musim mudik Natal dan Tahun Baru tidak akan sepadat seperti saat Lebaran. Namun Istiono mengaku sudah mengantongi beberapa strategi rekayasa lalu lintas, termasuk juga penerapan sistem one way terutama untuk arus balik.

"Tapi kalau kita berlakukan one way dari arus baliknya pun nggak ada masalah di arus mudik Natal dan tahun baru ini, karena tidak sepadat sewaktu Lebaran kemarin. Harapan kita dengan adanya tol elevated ini mengurangi kepadatan di bawahnya," ucap Istiono.

Baca juga: Ini Perkiraan Puncak Libur Natal dan Tahun Baru 2020, Jangan Sampai Terjebak Macet

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Kepala Korps Lalu Lintas Polri (Kakorlantas) Irjen Pol Istiono usai meninjau Tol Layang Jakarta-Cikampek II (elevated) di Bekasi, Jawa Barat, Minggu (8/12/2019)KOMPAS.com/Ruly Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Kepala Korps Lalu Lintas Polri (Kakorlantas) Irjen Pol Istiono usai meninjau Tol Layang Jakarta-Cikampek II (elevated) di Bekasi, Jawa Barat, Minggu (8/12/2019)

Sebelumnya, dalam kesempatan kunjungan cek persiapan Tol Elevated II, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, telah memastikan bila pembukaannya akan diundur. Dari semula 15 Desember, geser menjadi 20 Desember 2019.

Hal tersebut lantaran prediksi puncak arus mudik libur Natal dan Tahun Baru yang diperkirakan jatuh pada 20-21 Desember 2019. Dengan demikian, diharapkan pengelola masih memiliki waktu lima hari untuk melakukan penyempurnaan lagi pada tol layang terpanjang di Indonesia tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X