Gagal Ujian SIM e-Drives Mesti Tunggu 14 Hari

Kompas.com - 07/12/2019, 14:22 WIB
Salah seorang pemohon SIM tengah belajar, sebelum mengikuti ujian praktek SIM di Satlantas Polres Gresik. KOMPAS.com / HamzahSalah seorang pemohon SIM tengah belajar, sebelum mengikuti ujian praktek SIM di Satlantas Polres Gresik.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ditlantas Polda Metro Jaya meluncurkan sistem e-Drives, yakni metode pengujian praktik pembuatan Surat Izin Mengemudi ( SIM) secara elektronik dengan sistem penilaian yang komputerisasi.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf, mengatakan, pemohon SIM yang dinyatakan tidak lulus saat ujian SIM bisa kembali mengajukan ujian ulang cepat 14 hari setelah tes pertama yang gagal.

Baca juga: Kenali Jenis dan Fungsi Sensor pada e-Drives Ujian Praktik SIM

"Jika gagal mengulang lagi, mereka belajar lagi dua minggu, paling cepat 14 hari," kata Yusuf saat peluncuran Launching E-TLE Development Program Aplikasi Satpam Mantab dan Apalikasi Help Reknata, di Jakarta, belum lama ini.

Dengan e-Drive metode penilaian untuk memperoleh SIM A dan SIM C sudah tak lagi menggunakan metode manual memakai petugas, namun menggunakan empat sensor yang terkoneksi langsung ke komputer.

Ujian praktik SIM A dan C menggunakan sistem e-Drives Ujian praktik SIM A dan C menggunakan sistem e-Drives

Yusuf mengatakan, ada empat jenis sensor yang dipasang di kendaraan maupun lokasi pengujian SIM. Tiap peserta hanya diberikan kesempatan dua kali pelanggaran, jika sensor menangkap lebihh dari itu maka peserta akan gugur.

Baca juga: Hapus yang Manual, Ujian Praktik SIM Akan Gunakan Sistem e-Drives

"e-Drives nanti begini, kalau sedang praktik terus menyentuh patok akan ada tanda merah di komputer sampai merah dua kali dia tidak lulus. Tapi nanti dikasih tahu oleh petugas, di mana dia kena," katanya," di Jakarta, belum lama ini.

Praktik SIM e-Drives Tes peserta uji praktik SIM A meliputi pengujian maju dan mundur pada jalur sempit, zig zag dalam kondisi maju dan mundur, parkir seri dan pararel, serta berhenti di tanjakan dan turunan.

Sedangkan uji praktik satu SIM C meliputi uji pengereman atau keseimbangan, uji zig zag atau slalom, uji angka delapan, uji reaksi rem menghindar, uji berbalik arah membentuk huruf U atau U-turn.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X