Pedagang Motor Bekas Mengaku Sulit Jual Yamaha Xabre

Kompas.com - 05/12/2019, 07:42 WIB
Yamaha Xabre, model sport dengan desain radikal. KompasOtomotif-Donny AprilianandaYamaha Xabre, model sport dengan desain radikal.

JAKARTA, KOMPAS.com - Yamaha Xabre akan undur diri di lini motor sport Yamaha kelas 150 cc. Yamaha menyebut, keputusan ini diambil karena berkaitan dengan performa penjualannya yang kurang maksimal.

Penjualan yang lesu pun berimbas pada model bekasnya. Disebutkan Yosia Hermanto, pedagang motor bekas dari showroom Talenta Motor di Palmerah Barat, Jakarta, mengatakan, jarang pedagang motor bekas yang mau terima Xabre.

Baca juga: Yamaha Gagal Ciptakan Trendsetter Via Xabre

"Xabre di daerah sini agak kurang, yang jual jarang dan peminatnya juga jarang. Lebih laku V-Ixion ketimbang Xabre. Perbandingannya jauh lebih laku V-Ixion ke mana-mana. Dia sama seperti Byson pasarannya anjlok," kata Yosia kepada Kompas.com, Rabu (4/12/2019).

Yamaha Xabre dengan warna dan grafis baru.Yamaha Indonesia Yamaha Xabre dengan warna dan grafis baru.

Yosia mengatakan, dia jarang mau terima Xabre karena sulit dijual kembali. Pernah suatu waktu, dia ditawari Xabre seken seharga Rp 13 juta, padahal motor tersebut terbilang baru. Sebab Xabre sendiri baru meluncur pada 2016.

"Gak berani. Saya ikuti pasar saja, peminatnya jarang, yang nyari jarang, jualnya susah. Kita cari motor aman saja yang mudah dijual, sebab kita kan bukan buat pakai sendiri, kalau buat jual lagi cari yang laris yang banyak di pasaran," katanya.

Baca juga: Stok Menipis, Diskon Yamaha Xabre Tembus Jutaan Rupiah

Performa penjualan yang tidak bagus menjadikan harga jual kembali Xabre terjun bebas. Melansir berbagai situs jual beli motor online, harga bekas Xabre hampir setengah dari banderol barunya.

Pantuan Kompas.com, Xabre lansiran 2016 sekitar Rp 14,5 juta sampai Rp 16 jutaan, tergantung kondisi dan kelengkapan dokumen. Padahal, saat awal kehadirannya, motor itu dijual sampai Rp 30 jutaan.

Adapun produksi Xabre 2018 kini dijual mulai Rp 22 juta sampai Rp 24 jutaan. Jika dibandingkan dengan harga baru motornya, yakni Rp 30,7 juta, maka penyusutannya dalam waktu satu tahun sekitar 28 persen.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X