Akhir Pekan, Kawasan Puncak Kembali Uji Coba Sistem 2-1

Kompas.com - 04/12/2019, 08:02 WIB
Antrean panjang kendaraan memadati keluar pintu tol Gadog, Ciawi menuju jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (16/6). Polres Bogor mencatat jumlah kendaraan yang masuk ke jalur wisata Puncak sebanyak 33.754 mobil pribadi yang ingin memanfaatkan libur hari raya Idulfitri 1439 H sehingga diberlakukan sistem satu arah untuk mengurangi kepadatan di kawasan tersebut. ANTARA FOTO/Arif FirmansyahAntrean panjang kendaraan memadati keluar pintu tol Gadog, Ciawi menuju jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (16/6). Polres Bogor mencatat jumlah kendaraan yang masuk ke jalur wisata Puncak sebanyak 33.754 mobil pribadi yang ingin memanfaatkan libur hari raya Idulfitri 1439 H sehingga diberlakukan sistem satu arah untuk mengurangi kepadatan di kawasan tersebut.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, bersama dengan Badan Pengeleloa Transportasi Jabodetabek ( BPTJ), kembali melakukan uji coba sistem 2-1 di Jalur Puncak, akhir pekan ini, Sabtu (7/12/2019).

Keputusan untuk melakukan uji coba kedua ini telah melalui proses pembahasan para stakeholder. Sistem rekayasa lalu lintas 2-1 yang diuji coba diakui tidak akan otomatis mengurangi kemacetan di Jalur Puncak.

Hal ini mengingat tujuan dari uji coba sistem 2-1 adalah untuk mencari alternatif jangka pendek penataan lalu-lintas di Jalur Puncak. Selain itu juga untuk memberi ruang aksesibilitas dua arah bagi masyarakat setempat setiap akhir pekan atau musim liburan.

Baca juga: Ini Jadwal Buka Tutup Sistem 2-1 di Jalur Puncak Akhir Pekan Ini

"Munculnya gagasan uji coba sistem 2-1 sendiri merupakan bentuk keputusan yang mengakomodasi usulan dan kepentingan masyarakat di sekitar Puncak yang sudah cukup lama terganggu mobilitasnya karena penerapan sistem buka tutup," ujar Budi Rahardjo, selaku Kepala Humas BPTJ, dalam keterangan resminya, Selasa (3/12/2019).

Ilustrasi: Antrean kendaraan menuju kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, terjadi di exit Tol Ciawi, Foto diambiil, Sabtu (29/12/2018).KOMPAS.com / RAMDHAN TRIYADI BEMPAH Ilustrasi: Antrean kendaraan menuju kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, terjadi di exit Tol Ciawi, Foto diambiil, Sabtu (29/12/2018).

Pengujian kedua ini diklaim berbeda dengan tahap pertama karena prosesnya akan diawali dengan sistem satu arah dari Simpang Gadog menuju Puncak. Untuk waktunya akan dimulai dari pukul 07.00 WIB hingga 12.00 WIB.

Setelah itu baru diberlakukan sistem rakayasa lalu lintas 2-1 yang dimulai dari pukul 12.00 WIB sampai 16.00 WIB. Dua lajur diperuntukkan bagi kendaraan yang akan turun dari Taman Safari menuju Simpang Gadog, sementara satu lajur akan diperuntukkan bagi kendaraan yang naik atau arah sebaliknya.

Pada pukul 16.00 WIB, pengaturan lalu lintas akan dikembalikan seperti awal atau normal dengan dua lajur untuk dua arah.

Baca juga: Solusi Kemacetan, BPTJ Siapkan Transportasi Massal di Jalur Puncak

Seorang petugas kepolisian sedang membagikan flyer di Simpang Gadog, Ciawi, Sabtu (12/10/2019). Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk sosialisasi pelaksanaan sistem 2-1 yang akan diuji coba pada tanggal 27 Oktober 2019 mendatang.KOMPAS.COM/RAMDHAN TRIYADI BEMPAH Seorang petugas kepolisian sedang membagikan flyer di Simpang Gadog, Ciawi, Sabtu (12/10/2019). Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk sosialisasi pelaksanaan sistem 2-1 yang akan diuji coba pada tanggal 27 Oktober 2019 mendatang.

Namun Budi mengingatkan meski jam operasional sistem 2-1 telah ditetapkan, tapi jika kondisi di lapangan memerlukan tindakan insidental maka dapat diberlakukan diskresi kepolisian.

"Perbedaan lain pada uji coba Sistem 2-1 tahap kedua ialah penempatan traffic cone sebagai pemisah lajur. Jika saat awal pemisahan tiga lajur dilakukan dengan menempatkan dua baris traffic cone, kali ini hanya dilakukan dengan menempatkan satu baris traffic cone. Hal ini dilakukan untuk dapat lebih memaksimalkan kapasitas jalan," ucap Budi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X