Pengguna Skuter Listrik Wajib Paham tentang Pentingnya Keselamatan

Kompas.com - 27/11/2019, 08:12 WIB
Ilustrasi pengguna skuter listrik di Jakarta wartakota.tribunnews.comIlustrasi pengguna skuter listrik di Jakarta
|

 

JAKARTA, KOMPAS.com – Terhitung sejak Senin (25/11/2019), pengguna skuter listrik yang bermain di jalan raya akan dikenakan sanksi tegas berupa penindakan hukum dari polisi. Pelanggar dikenakan denda tilang, yakni Rp 250.000 atau kurungan pidana maksimal satu bulan.

Perlu diketahui, polisi mulai bersikap tegas dengan para pengguna skuter listrik di jalan raya. Terutama setelah kasus tewasnya dua orang pengguna skuter listrik yang tertabrak mobil di kawasan Senayan, Jakarta, pada awal November 2019.

Menanggapi hal ini, Founder & Chief Instructor Indonesia Defensive Driving Center Bintarto Agung mengatakan, siapa pun pengguna jalan wajib menaati aturan yang diterapkan.

Baca juga: Tak Hanya yang Sewaan, Skuter Listrik Milik Pribadi Juga Dilarang Turun ke Jalan Raya

 

Para pengguna skuter listrik di kawasan GBK Senayanwartakota.tribunnews.com Para pengguna skuter listrik di kawasan GBK Senayan

“Tidak hanya pengguna skuter listrik, tapi semua pengguna jalan harus paham dan mematuhi aturan-aturan yang berlaku,” ujarnya kepada Kompas.com, Selasa (26/11/2019).

Menurut Bintarto, kepolisian memiliki hak diskresi untuk melakukan tindakan represif dengan teguran sampai tilang. Sebab, bermain skuter listrik di jalan raya dapat membahayakan keselamatan penggunanya.

Sepeda dan otopet berjajar di depan pintu keluar Stasiun MRT Bundaran HI, Thamrin, Sabtu (22/6/2019).KOMPAS.com/DIAN MAHARANI Sepeda dan otopet berjajar di depan pintu keluar Stasiun MRT Bundaran HI, Thamrin, Sabtu (22/6/2019).

“Namun, yang harus dipahami dari pengguna kendaraan juga wajib taat peraturan. Misalnya dengan tidak bermain handphone saat berkendara, atau tidak menyetir dalam keadaan mabuk,” ucapnya.

Baca juga: Otopet dan Skuter Listrik Juga Dilarang Lewat Jalur Sepeda

 

Sejumlah skuter listrik Grab Wheels diparkirkan di salah satu lokasi parkir GrabWheels di FX Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (30/10/2019).KOMPAS.com/HILEL HODAWYA Sejumlah skuter listrik Grab Wheels diparkirkan di salah satu lokasi parkir GrabWheels di FX Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (30/10/2019).

“Karena kita sama-sama pengguna jalan, potensi kecelakaan bisa terjadi dari siapa saja, bukan hanya dari pengguna skuter listrik,” katanya.

Sebelumnya, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta sudah menentukan beberapa aturan terkait penggunaan skuter listrik.

Baca juga: Polisi Mulai Tegur Pengguna Otoped dan Skuter Listrik di Jalan Raya

Kendaraan ini disebut hanya diizinkan dipakai di lokasi-lokasi khusus, di mana sudah ada kerja sama antara pengelola kawasan dan operator skuter listrik.

Penampakan unit skuter listrik Grab Wheels (28/7/2019)KOMPAS.COM/ANASTASIA AULIA Penampakan unit skuter listrik Grab Wheels (28/7/2019)

Namun, dalam keadaan tertentu, terutama saat malam hari, banyak pengguna skuter listrik yang turun ke jalan raya. Hal inilah yang dirasa berbahaya bagi pengguna jalan lainnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X