Pengguna Skuter Listrik Mulai Tertib, Belum Ada yang Ditilang Polisi

Kompas.com - 27/11/2019, 07:12 WIB
Pada 9 Mei 2019 lalu di The Breeze BSD City, Sinarmas Land bersama dengan Grab meluncurkan GrabWheels sebagai solusi mobilitas inovatif ramah lingkungan di BSD City. Layanan ini berbentuk skuter listrik yang bisa digunakan di beberapa lokasi di BSD City dan dapat dinikmati secara gratis selama masa uji coba. Dokumentasi Instagram The Breeze BSD CityPada 9 Mei 2019 lalu di The Breeze BSD City, Sinarmas Land bersama dengan Grab meluncurkan GrabWheels sebagai solusi mobilitas inovatif ramah lingkungan di BSD City. Layanan ini berbentuk skuter listrik yang bisa digunakan di beberapa lokasi di BSD City dan dapat dinikmati secara gratis selama masa uji coba.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Polda Metro Jaya mulai bersikap tegas kepada para pengguna skuter listrik di jalan raya. Terutama setelah kasus tewasnya dua orang pengguna otopet listrik yang tertabrak mobil di kawasan Senayan, Jakarta pada awal November 2019.

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya bekerjasama dengan Dinas Perhubungan pun mulai melakukan penindakan hukum sejak Senin (25/11/2019).

Meski begitu, Kepolisian rupanya masih belum menilang para pelanggar lantaran pengguna skuter listrik bermain di kawasan yang sudah mendapat izin.

Baca juga: Otopet dan Skuter Listrik Juga Dilarang Lewat Jalur Sepeda

Skuter listrik Grab Wheels diuji coba di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.Dok Humas AP II Skuter listrik Grab Wheels diuji coba di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

“Hasil tilang skuter listrik pada Senin kemarin masih nihil, yang hari ini (Selasa) belum ada laporan, nanti akan kami update,” ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar, kepada Kompas.com Selasa  (26/11/2019).

Fahri mengatakan, pengguna skuter listrik saat ini terpantau tertib. Para penggunanya disebut hanya menggunakan kendaraan itu di sekitar kawasan yang telah diizinkan.

“Tidak kami tindak, karena mereka menggunakan di kawasan stadion seperti GBK, bandara, atau tempat wisata, itu memang diperbolehkan,” katanya.

Baca juga: Otoped dan Skuter Listrik Disebut Bukan Kendaraan Bermotor

Kemudi kendaraan skuter listrik Grabwheels, sebuah kendaraan mobilitas jarak dekat yang ramah lingkungan. GrabWheels bisa digunakan dengan memindai QR Code di kemudi kendaraan melalui opsi e-scooter di aplikasi Grab.KOMPAS.com/HILEL HODAWYA Kemudi kendaraan skuter listrik Grabwheels, sebuah kendaraan mobilitas jarak dekat yang ramah lingkungan. GrabWheels bisa digunakan dengan memindai QR Code di kemudi kendaraan melalui opsi e-scooter di aplikasi Grab.

Untuk diketahui, saat ini pemerintah tengah menggodok aturan penggunaan skuter listrik lewat Pergub (Peraturan Gubernur).

Sementara itu Kepolisian mengatur penindakan skuter listrik dengan mengacu pasal 282 juncto 104 ayat 3 UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X