Datsun Sempat Bulan Madu Sebelum Calya-Sigra Meluncur

Kompas.com - 25/11/2019, 06:42 WIB
Produksi Datsun Go  Panca di pabrik Nissan Purwakarta. Datsun akan sangat agresif di Indonesia. Donny AprilianandaProduksi Datsun Go Panca di pabrik Nissan Purwakarta. Datsun akan sangat agresif di Indonesia.
|

Sementara pada saat yang sama volume LCGC sedang tinggi-tingginya. Waktu itu penjualan LCGC dalam setahun hanya terkoreksi sedikit ke angka 234.554 unit.

Pada 2018, penjualan LCGC secara keseluruhan masih bertahan di angka 230.000 unit, lebih tepatnya 230.443. Datsun yang mulai memberikan penyegaran lewat Cross yang menggantikan Go+, serta Go Live yang menggantikan Go, tetap tak bisa berbicara banyak.

Sepanjang Januari-Desember 2018, distribusi dari pabrik ke diler Datsun hanya mencatatkan angka 2.388 unit. Angka ini bahkan menurun lagi pada 2019, tepatnya selama Januari hingga September tahun ini hanya meraih 1.862 unit.

 Baca juga: Beberapa Model Nissan dan Datsun Akan Disuntik Mati

 

Menurunnya penjualan Datsun secara tak langsung menguatkan isu soal berhentinya kegiatan produksi. Seperti diketahui, pada September 2019 tak ada satupun Datsun Cross yang terdistribusi dari pabrik ke diler.

Sementara varian manualnya sudah tak tercatat dalam angka wholesales Gaikindo sejak Juli 2019.

“Kita melakukan review rencana produksi dengan menyesuaikan permintaan pelanggan dan tren pasar. Saat ini prioritas produksi kami adalah Datsun Go dan Go+,” ujar Head of Communication PT Nissan Motor Indonesia (NMI) Hana Maharani, kepada Kompas.com (4/11/2019).

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X