[POPULER OTOMOTIF] Ganjil Genap Jakarta Akan Dihapus | Pebalap MotoGP Bakal Tes Sirkuit Mandalika

Kompas.com - 23/11/2019, 07:02 WIB
Ilustrasi layout sirkuit Mandalika di Lombok untuk tuan rumah MotoGP 2021. motogp.comIlustrasi layout sirkuit Mandalika di Lombok untuk tuan rumah MotoGP 2021.

JAKARTA, KOMPAS.com - Informasi yang menarik perhatian masyarakat, yaitu tentang aturan pembatasan kendaraan dengan sistem plat nomor ganjil genap akan dihapuskan. Tetapi, harus menunggu penerapan jalan berbayar alias electronic road pricing (ERP) diberlakukam pada 2021.

Selain itu, yang menarik lagi seputar pebalap MotoGP akan menjajal lintasan balap atau Sirkuit Mandalika, di Nusa Tenggara Barat (NTB). Penasaran seperti apa, berikut ini lima berita terpopuler di kanal otomotif pada Jumat 22 November 2019.

1. Semua Pebalap MotoGP, Moto2, dan Moto2 Bakal Jajal Sirkuit Mandalika

Marc Marquez saaat berlaga di MotoGP Malaysia 2019. (Photo by Mohd RASFAN / AFP)MOHD RASFAN Marc Marquez saaat berlaga di MotoGP Malaysia 2019. (Photo by Mohd RASFAN / AFP)

Akhir pekan ini, Sabtu (23/11/2019), ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation) akan mengadakan pra-peluncuran MotoGP Mandalika di Jakarta. Sirkuit yang dibangun di Lombok, Nusa Tenggara Barat, ini dipastikan hampir rampung pembangunannya.
Sirkuit Mandalika diklaim sebagai sirkuit jalan raya pertama di dunia.

Diperkirakan, sirkuit ini akan selesai dibangun tahun 2020. Dengan standar yang tinggi, Mandalika Street Circuit ini memiliki panjang 4,31 km dengan 17 tikungan.

Miranti Rendranti, Corporate Secretary ITDC, mengatakan, nantinya semua pebalap di kelas MotoGP, Moto2, dan Moto3, akan mengetes langsung karakter sirkuit tersebut.

Baca juga: Semua Pebalap MotoGP, Moto2, dan Moto3 Bakal Jajal Sirkuit Mandalika

2. Terapkan Jalan Berbayar, Aturan Ganjil Genap Akan Dihapus

ERP di Jalan Merdeka Barat ERP di Jalan Merdeka Barat

Jalan berbayar atau electronic road pricing ( ERP) untuk wilayah DKI Jakarta saat ini masuk tahap kajian dan pembahasan yang lebih mendalam. Diharapkan, implementasinya bisa dilakukan pada 2021.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan, saat ini Pemprov DKI sedang melakukan persiapan sekaligus melengkapi dan memperbaiki dokumen-dokumen yang ada sebelumnya.

"Masih sesuai rencana di 2021, jadi kita lakukan prosesnya dari sekarang, kelengkapan dokumen dan segala macamnya," ucap Syafrin kepada Kompas.com, Rabu (20/11/2019).

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X