Binter Merzy, Motor yang Enak Buat Bahan Kustom

Kompas.com - 22/11/2019, 13:46 WIB
Modifikasi Binter Merzy Bali Stanly/KompasOtomotifModifikasi Binter Merzy Bali
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain gaya orisinil, Kawasaki KZ200 atau biasa disebut Binter Merzy sering dijadikan basis motor kustom. Mesin 200cc-nya terkenal bandel dan secara tampilan juga enak dilihat karena termasuk mesin tua.

Wahyu Diwa, builder dari Diwa Creative Studio di bilangan Depok, Jawa Barat, mengatakan, saat ini masih cukup banyak konsumen yang memakai basis Binter Merzy untuk kustom. Sebab motor ini termasuk mudah diubah model apapun.

Baca juga: Ingin Pelihara Binter Merzy Perhatikan Catatan Berikut

Kawasaki Binter Merzy bergaya cafe racer yang dibekali superchargerKompas.com/Donny Kawasaki Binter Merzy bergaya cafe racer yang dibekali supercharger

"Binter dibikin apa saja enak, mau dibikin retro atau restorasi good, dibikin chopper juga oke, dia bisa dibuat masuk ke mana saja, kecuali sport ya. Kalau dibikin vintage pilihannya banyak sekali, mulai tracker, scrambler, chopper, cafe racer bisa semua," kata Wahyu kepada Kompas.com, Jumat (22/11/2019).

Builder ramah ini mengatakan, Binter Merzy termasuk model legendaris. Untuk motor batangan 200cc dia punya citra tersendiri. Secara kubikasi Binter Marzy bertarung dengan Honda CB200 tapi beda kasta. Binter satu silinder sedangkan CB dua silinder.

"Kenapa banyak bikin kustom juga sebab biarpun apple to apple sama CB tapi beda kasta menurut saya. Kalau CB bisa dibilang ningrat kalau KZ200 di bawahnya, populasinya Binter juga lebih banyak, tidak selangka CB," katanya.

Kawasaki Binter Merzy, kustom terbaik dari Palembang Kawasaki Binter Merzy, kustom terbaik dari Palembang

Ari Supriyanto, punggawa Protechnic Motor, bengkel kustom asal Rempoa, Tangerang Selatan, mengatakan, tren kustom Binter Merzy sudah ada jauh sebelum era sekarang bahkan sejak tahun 90'an.

Baca juga: Harga Kawasaki Binter Merzy saat Ini

"Kustom Binter itu sudah lama sekali, mereka main chopper dari tahun 90'an. Jadi memang sudah ada basisnya, dan komunitasnya juga kuat. Seperti dulu anak-anak MACI (Motor Antique Club Indonesia) sudah ada," katanya kepada Kompas.com.

Ari yang juga memelihara bebek retro 2-tak itu mengatakan, saat ini bengkelnya belum menerima lagi order Binter Merzy untuk kustom. Tapi dia mengatakan bukan artinya peminatnya sepi.

"Lagi jarang kalau di saya, tapi tidak tahu bengkel lain, seharusnya masih banyak. Karena pemain Binter itu fanatik, dan orangnya khas artinya mereka-mereka saja. Di Rempoa kan juga ada bengkel Binter, tapi ngurusinnya mesin," kata Ari.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X