Zarco Cerita Soal Kecelakaan Mengerikan di MotoGP Valencia 2019

Kompas.com - 18/11/2019, 10:02 WIB
Johann Zarco di MotoGP Valencia, Minggu (17/11/2019) KOMPAS.com/RulyJohann Zarco di MotoGP Valencia, Minggu (17/11/2019)


VALENCIA, KOMPAS.com - Pebalap pengganti di tim LCR Honda Idemitsu, Johann Zarco, masuk dalam daftar calon pengganti posisi Jorge Lorenzo di Repsol Honda bersama Alex Marquez dan Stefan Bradl.

Mantan pebalap tim satelit Tech 3 Yamaha pada musim 2017 - 2018 itu, disebut memiliki potensi. Meski saat bersama Red Bull KTM, ia gagal menyesuaikan diri dan berujung pengunduran diri.

Zarco sendiri sebenarnya berharap besar untuk bisa memperkuat tim Honda bersama sang juara MotoGP 2019, Marc Marquez. Namun setelah menjalani laga terakhir di Valencia, Minggu (17/11/2019), pebalap asal Perancis itu tidak ingin berekspektasi tinggi.

Baca juga: Hasil Klasemen Akhir MotoGP 2019, Dovi Kedua dan Vinales Ketiga

Johann ZarcoFoto: Visordown Johann Zarco

"Untuk saat ini, saya ingin fokus untuk menyembuhkan engkel dahulu setelah crash di MotoGP Valencia dan menjalani latihan fisik di rumah," kata Zarco, melansir Crash.net, Senin (18/11/2019).

"Meski demikian, saya berterimakasih kepada Lucio Cecchinello dan Honda atas kepercayaan dan kesempatannya di tiga balapan terakhir ini. Saya bisa berkembang lebih baik lagi di MotoGP dan jadi pebalap hebat ke depan," ujar dia.

Zarco juga mengatakan, bila memang harus kembali ke ajang MotoGP, ia tidak ingin memilih bergabung dengan sembarang tim. Sebab, dirinya enggan untuk mengulangi kesalahan yang sama seperti saat bergabung bersama KTM di 2019.

"Saya tidak akan mengambil kesalahan yang sama seperti satu tahun ini. Jadi, saya akan berhati-hati untuk bergabung bersama tim di MotoGP. Aku ingin bersama tim terbaik (Honda) jika memang akan berlaga di MotoGP, kalau tidak saya kembali ke Moto2," katanya.

Baca juga: Selain Zarco, Stefan Bradl Juga Incar Bangku Lorenzo

Johann Zarco di LCR HondaFoto: Motorsport.com Johann Zarco di LCR Honda

Kecelakaan di Velencia

Meski hanya menjadi pebalap pengganti, performa Zarco mencuri banyak perhatian. Sebab, ia langsung bisa menyesuaikan diri dengan motor Honda saat kali pertama menggunakannya.

Tetapi sayang, laga terakhir Zarco harus dibumbui crash dan gagal finis. Tidak sampai di sana, ia juga terlibat kecelakaan berbahaya yang berdampak pada engkel.

Kecelakaan bermula dari jatuhnya Danilo Petrucci dari Mission Winnow Ducati lowside tikungan ke-6. Tak lama kemudian, kejadian sama menimpa Zarco. Ia tergelincir sampai gravel trap.

"Saya merasa kecewa karena 'kalah' di laga terakhir MotoGP musim 2019. Pada keadaan tersebut, saya langsung berusaha mencari motor saya dan memeriksanya, apakah bisa digunakan kembali atau tidak," kata dia.

Tak lama berselang, Zarco yang sedang menghampiri tunggangannya disambar oleh motor KTM RC16 milik Iker Lecuona. Ia langsung terpelanting dan mendaratkan wajahnya ke gravel.

"Kejadian itu benar-benar cepat dan mengejutkan. Sontak, engkel saya merasa aneh dan tidak bisa digerakkan sesaat. Saya pun sadar nampaknya ada sesuatu yang patah," katanya.

"Setelah melakukan pemeriksaan, tidak ada tulang vital yang hancur. Tetapi mungkin beberapa ligamen sedikit bermasalah. Besok saya akan dilakukan pemeriksaan insentif," ujar Zarco.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Crash
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X