Tiket Nonton MotoGP Indonesia Dijual 23 November, Harganya Bervariasi

Kompas.com - 18/11/2019, 07:02 WIB
Petinggi Dorna meninjau pembangunan Sirkuit Mandalika Foto: ITDCPetinggi Dorna meninjau pembangunan Sirkuit Mandalika
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Meskipun baru dimulai pada 2021, namun terhitung 23 November 2019, masyarakat Indonesia sudah mulai bisa melakukan pre-booking tiket MotoGP Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Seperti diketahui, Indonesia sudah dijadwalkan menjadi tuan rumah MotoGP pads 2021, yang akan bertempat di Mandalaika International Street Circuit, Nusa Tenggara Barat.

Kabar pemesanan tiket ini diumumkan secara resmi oleh Mandalika Grand Prix Association (MGAP) selaku penyelenggara MotoGP Indonesia yang diungkapkan dalam akun Instagram resminya, @itdc.id.

Baca juga: Tiket Nonton MotoGP Indonesia 2021 Mulai Dijual

"Sahabat, dalam perkenalan MGPA disampaikan juga bahwa MGPA akan memulai countdown Pre-Booking tiket MotoGP 2021, di Area SCBD Lot 16, Jakarta, pada tanggal 23 November hingga Agustus 2020 nanti. Kegiatan Pre-Booking tiket akan dilakukan mulai akhir November 2019 hingga Agustus 2020 dengan jumlah sebanyak 20.000 tiket guna mengakomodasi antusiasme superfans MotoGP di Indonesia," tulis akun tersebut.

CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta saat menyambangi progres pembangunan sirkuit MotoGP di Mandalika, Lombok Tengah, Senin (28/10/2019)KOMPAS.COM/IDHAM KHALID CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta saat menyambangi progres pembangunan sirkuit MotoGP di Mandalika, Lombok Tengah, Senin (28/10/2019)

Sayangnya, ketika Kompas.com ingin mengkonfirmasi lebih detail mengenai harga serta menggali informasi lebih lanjut, sampai saat ini belum ada informasi lebih lanjut dari pihak penyelenggara.

Namun dijelaskan, bila tujuan pre-booking dilakukan untuk melihat animo dan profil dari para penonton MotoGP di Indonesia. Dengan demikian MGPA dapat mempersiapkan kebutuhan penonton dengan lebih baik. 

Dalam akun tersebut juga dijelaskan, bila metode pre-booking sendiri beda dengan penjualan tiket. Pre-booking bertujuan agar pemesanan bisa mendapatkan slot tiket lebih awal dan memilih kelas sehingga pada saat penjualan tiket secara resmi yang dibuka setelah kalender musim 2021 diumumkan, pemesanan per-booking sudah pasti mendapatkan tiket.

Berdasarkan penjelasan tersebut, bisa dipastikan bila nanti akan ada pengkategorian kelas yang menuntukan posisi duduk penonton.

Umumnya, semakin dekat atau mendapatkan lokasi strategis, maka tarifnya lebih tinggi, layaknya menonton konser musik saja.

Baca juga: Informasi Terkini Soal MotoGP Mandalika yang Siap Digelar 2021

Ilustrasi layout sirkuit Mandalika di Lombok untuk tuan rumah MotoGP 2021.motogp.com Ilustrasi layout sirkuit Mandalika di Lombok untuk tuan rumah MotoGP 2021.

"Hingga saat ini harga tiket masih belum diputuskan karena masih dalam proses konsultasi dengan DORNA tetapi pastinya akan bervariasi tergantung hari dan kelas tiket. Nantinya harga tiket asli akan disesuaikan dengan uang dari Pre-Booking tersebut, jika lebih mahal pemesan harus membayar sisa uangnya, dan jika lebih murah pemegang Pre-Booking akan mendapat pengembalian. Pemesan juga dapat melakukan refund jika jadwal ternyata tidak sesuai dengan event," tulisnya lagi.

Dalam siaran resminya, dijelaskan bila proses pembangunan sirkuit sudah memasuki tahap ground working badan jalan dengan pencapaian 30 persen. Untuk pengerjaan pengaspalan sendiri baru akan dimulai pada Januari 2020 dan dilanjutkan dengan upgrading permukaan badan jalan menjadi lintasan balap.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 

Save the Date : Pre-Booking Tiket #IndonesianGP Segera Diluncurkan! Sahabat, dalam perkenalan MGPA kemarin, disampaikan juga bahwa MGPA akan memulai countdown Pre-Booking tiket MotoGP 2021, di Area SCBD Lot 16, Jakarta pada tanggal 23 November nanti! Kegiatan Pre-Booking tiket akan dilakukan mulai akhir November 2019 hingga Agustus 2020 dengan jumlah sebanyak 20.000 tiket guna mengakomodasi antusiasme superfans MotoGP di Indonesia. Pre-Booking tiket MotoGP ini juga untuk melihat seperti apa gambaran animo dan profil penonton pada #IndonesianGP nanti sehingga MGPA dapat mempersiapkan kebutuhan penonton dengan lebih baik. Dengan persiapan yang berbasis pada data, MGPA optimistis dapat melayani penonton MotoGP Indonesia yang diperkirakan mencapai 100.000 wisatawan selama event berlangsung. Perlu diketahui bahwa Pre-Booking tiket berbeda dengan penjualan tiket ya, Sahabat. Pre-Booking bertujuan agar pemesan bisa mendapatkan slot tiket paling awal dan memilih kelas sehingga pada saat penjualan tiket secara resmi yang dibuka setelah kalender musim 2021 diumumkan, pemesan Pre-Booking sudah pasti mendapatkan tiket. Hingga saat ini, harga tiket masih belum diputuskan karena masih dalam proses konsultasi dengan DORNA tetapi pastinya akan bervariasi tergantung hari dan kelas tiket. Nantinya harga tiket asli akan disesuaikan dengan uang dari Pre-Booking tersebut, jika lebih mahal pemesan harus membayar sisa uangnya, dan jika lebih murah pemegang Pre-Booking akan mendapat pengembalian. Pemesan juga dapat melakukan refund jika jadwal ternyata tidak sesuai dengan event #IndonesianGP. Pre-Booking akan dilakukan secara online di website resmi yang disepakati bersama DORNA. Selain peluncuran MGPA dan Pre-Booking, ada keseruan-keseruan lain yang akan terjadi di tanggal 23 November 2019 di Jakarta, Sahabat! Penasaran? Save the date dan simak post kami selanjutnya! #ITDC #CreatingDestinations #TheMandalika #TheMandalikaGP #IndonesianGP #EmbracingEnergyOfRace #Raceto2021

Sebuah kiriman dibagikan oleh ITDC (@itdc_id) pada 15 Nov 2019 jam 9:33 PST

ITDC dan MGPA memastikan pembangunan sirkuit dapat selesai akhir tahun 2020 sehingga dapat menjamu tes pra-musim 2021, yang diperkirakan berlangsung Februari atau Maret 2021 sebelum musim balap 2021 dimulai.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X