Laporan Langsung dari Tokyo Motor Show 2019

Manfaatkan Fitur Honda Sensing, Libas Tol Trans Jawa Bisa Tak Terasa

Kompas.com - 31/10/2019, 10:22 WIB
Mengatur fitur Adaptive Cruise Control Honda Sensing Azwar Ferdian/Kompas.comMengatur fitur Adaptive Cruise Control Honda Sensing
|

ACC bisa beroperasi pada kondisi, ada mobil kain terdeteksi di depan kendaraan – mobil melakukan deselerasi secara otomatis apabila dibutuhkan, kemudian mengikuti mobil di depannya dengan tetap menjaga jarak ideal.

Bila mobil di depan perlahan berhenti, maka mobil kita akan ikut berhenti secara otomatis. Bila mobil di depan mulai berjalan dari posisi berhenti, maka mobil kembali mengikuti mobil di depan saat tombol SET atau RES maupun pedal gas diaktifkan. Sangat mudah bukan.

Pengujian dilakukan menggunakan Honda Insight yang mengikuti Honda CR-V yang berada di depan. Seting fitur ada di lingkar kemudi, termasuk mengeset kecepatan maksimal di angka 100 kpj.

Sebuah pesan di Driver Information Interface (DII) dan suara audio akan memberikan peringatan kepada pengendara saat fitur ACC diaktifkan.

Sesaat Honda CR-V di depan berjalan, mobil yang dikemudikan Kompas.com juga mulai berjalan mengikuti CR-V tersebut. Bahkan sampai di kecepatan 100 kpj tanpa harus menginjak gas.

Baca juga: Melihat Peluncuran Jazz dan Teknologi Honda di Jepang [VIDEO]

Saat CR-V di depan mulai melambat, secara otomatis Insight yang dikemudikan penguji juga melambat, sampai benar-benar dalam posisi berhenti dan diam tanpa harus menekan pedal rem.

Menjajal fitur Honda Sensing pada sedan Honda Insight di JARIAzwar Ferdian/Kompas.com Menjajal fitur Honda Sensing pada sedan Honda Insight di JARI

Bila berhentinya kurang dari lima detik, fitur ACC masih tetap bisa aktif mengikuti mobil di depan. Namun bila lebih dari lima detik, maka kita perlu mengatur ulang fitur tersebut seperti di awal.

Bila dioperasikan di Indoneia, maka sangat memungkinkan menggunakan fitur ini di ruas tol Trans Jawa atau Trans Sumatera, dengan tingkat kepadatan kendaraan yang tidak terlalu parah.

Namun, hal yang mesti ditegaskan, pegemudi menjadi sosok yang tetap berkuasa atas mobil. Fitur Honda Sensing ini bukan membuat mobil menjadi otonomos. Pengemudi masih harus menguasai setir serta pedal gas dan rem. untuk menjaga bila fitur tidak bekerja maksimal.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X