Aftersales Ford di Indonesia Masih Dipegang RMA

Kompas.com - 26/10/2019, 07:32 WIB
2018, Ford mulai dijual lagi di dalam negeri melalui RMA Indonesia. lesgrenouilles.net2018, Ford mulai dijual lagi di dalam negeri melalui RMA Indonesia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Merek mobil asal Amerika Serikat ()AS, Ford pernah menjalankan bisnisnya di Indonesia melalui PT Ford Motor Indonesia (FMI) pada 2000. Tetapi, pada awal 2016 Ford menyatakan hengkang dari Indonesia.

Setelah itu, layanan purna jualnya dipegang oleh RMA Indonesia, hingga sekarang. Belum lama ini, perusahaan ini juga mengumumkan pihaknya secara resmi memegang penjualan Mahindra.

Baca juga: Merek Tutup Usia, Layanan Purna Jual Ford Diambil Alih RMA

Meski demikian, RMA Indonesia tetap berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan para konsumen Ford yang masih setia menggunakan mobil tersebut.

Ratusan unit mobil Ford berkumpul untuk pertama kalinya setelah Ford Motor Indonesia menyatakan resmi akan berhenti beroperasi pada bulan laluFebri Ardani/KompasOtomotif Ratusan unit mobil Ford berkumpul untuk pertama kalinya setelah Ford Motor Indonesia menyatakan resmi akan berhenti beroperasi pada bulan lalu

Yanto Mardianto, Sales & Marketing Senior Manager RMA Indonesia, mengatakan, pihaknya akan menjamin konsumen Ford akan kebutuhan suku cadang sampai 10 tahun. Sebab, itu juga merupakan regulasi dari pemerintah.

"Tapi, kita lihat lagi. Kalau mobilnya masih banyak di jalan, itu kan bisnis. Untuk apa kita tidak supply," ujar Yanto, kepada wartawan, di sela-sela peluncuran Mahindra Scorpio Pikup, di Jeep Station Indonesia, Bogor, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Nusantara Grup Sudah Cerai dengan Ford?

Yanto menambahkan, hal tersebut merupakan bisnis yang bagus untuk RMA Indonesia. Sampai ada permintaan terus akan suku cadang Ford, RMA Indonesia akan terus memenuhinya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X