Kompas.com - 24/10/2019, 12:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyatakan industri otomotif nasional roda empat mengalami perlambatan sebesar 12 persen selama periode Januari-September 2019.

Lesunya penjualan mobil merupakan imbas dari situasi pasar terkini, mulai dari pertumbuhan ekonomi yang melambat, kenaikan suku bunga, situasi sosial dan politik, hingga masih lemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Kendati demikian, situasi tersebut tidak berpengaruh banyak terhadap BMW Group Indonesia dengan merek turunan Mini. Sebab mobil berada di pasar khusus yang premium, atau niche market.

Baca juga: Pesta buat Penggemar MINI Akan Digelar di Jakarta

Jakarta Morris Club menggelar acara Mini Year End Gathering di Jakarta, Minggu (16/12/2018). Acara keluarga dengan tema 80-an ini dihadiri sejumlah besar komunitas MINI di Indonesia dan merupakan persiapan menuju Indonesia Mini Day ke-2 di Bandung, Agustus 2019.KOMPAS.com / WISNU NUGROHO Jakarta Morris Club menggelar acara Mini Year End Gathering di Jakarta, Minggu (16/12/2018). Acara keluarga dengan tema 80-an ini dihadiri sejumlah besar komunitas MINI di Indonesia dan merupakan persiapan menuju Indonesia Mini Day ke-2 di Bandung, Agustus 2019.

"Pertumbuhan penjualan Mini selama Januari-September 2019 meningkat 33 persen dibandingkan periode sama di tahun lalu. Secara volume, penjualannya sudah mencapai 500 unit," kata Direktur Komunikasi BMW Group Indonesia Jodie O'tania di Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Capaian tersebut juga tak lepas dari hasil dirakit lokalnya Mini Countryman di Indonesia mulai Agustus 2018 lalu.

Baca juga: Gaikindo Revisi Target Penjualan Mobil Baru Jadi 1 Juta Unit

Lini produksi Mini Countryman di pabrik perakitan SunterKompas.com/Setyo Adi Lini produksi Mini Countryman di pabrik perakitan Sunter

Berdasarkan data internal BMW Group Indonesia, kontributor terbesar penjualan Mini ialah Mini 3-door dan Mini 5-door yang berjumlah 240 unit. Kemudian disusul oleh Mini Countryman rakitan Sunter, Jakarta Utara, sebanyak 190 unit.

"Sisanya dipasok dari model Mini lainnya. Jadi dapat dilihat bahwa Mini tidak terlalu berpengaruh pada keadaan Indonesia saat ini maupun revisi target Gaikindo dari 1,15 juta menjadi 1 juta di 2019. Namun kami mengharapkan, situasi bisa jadi lebih baik lagi," kata Jodie.

"Target Mini sendiri hingga akhir tahun, kita akan pertahankan pertumbuhan double digit tersebut," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.