Polisi Perketat Pengawasan di Jalur Sepeda

Kompas.com - 16/10/2019, 10:29 WIB
Pekerja akan memindahkan sejumlah tiang yang menghalangi jalur sepeda di Jalan Asia Afrika, Jakarta, Rabu (01/08/2018). Jalur sepeda di sepanjang jalan ini terhalang beberapa tiang lampu penerangan jalan umum (PJU), tiang lampu lalu lintas, hingga tiang rambu penunjuk jalan. KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELIPekerja akan memindahkan sejumlah tiang yang menghalangi jalur sepeda di Jalan Asia Afrika, Jakarta, Rabu (01/08/2018). Jalur sepeda di sepanjang jalan ini terhalang beberapa tiang lampu penerangan jalan umum (PJU), tiang lampu lalu lintas, hingga tiang rambu penunjuk jalan.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Para pengguna sepeda dalam waktu dekat bisa melakukan aktivitasnya di Jakarta melalui jalur khusus yang saat ini sedang dibangun oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Bahkan jalur tersebut nantinya akan memiliki kekuatan hukum. Dalam arti, jalur sepeda tidak boleh dilintasi atau digunakan kendaraan bermotor, bila ada yang melanggar, maka konsekuensinya akan langsung ditilang oleh pihak kepolisian.

Menurut Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasir, bila sudah melengkapi semua marka jalan dan disahkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub), nantinya bagi setiap kendaraan bermotor yang menggunakan jalur sepeda akan ditindak sesuai hukum yang berlaku.

Baca juga: Angkot, dan Ojol yang Ngetem di Jalur Sepeda Kena Denda Rp 500.000

Kendaraan terparkir di jalur sepeda di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Rabu (18/9/2019)KOMPAS.COM/WALDA MARISON Kendaraan terparkir di jalur sepeda di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Rabu (18/9/2019)

"Kalau sudah disahkan, kelengkapan marka dan rambu sudah ada, otomatis sudah bisa kita tindak secara hukum. Acuannya mengambl dari Pasal 287 undang-undang lalu lintas," ujar Nasir kepada Kompas.com, Senin (14/10/2019).

Selain itu, mengutip dari laman NTMC, Nasir juga menegaskan bakal menempatkan anggota untuk melakukan pengawasan pada jalur-jalur sepeda yang ada di Jakarta.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk monitoring untuk memastikan jalur tersebut benar-benar steril.

Baca juga: Agar Tak Didenda Rp 500.000, Kenali Marka Jalur Sepeda di Jalan Raya

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjajal jalur sepeda 23 km, Sabtu (12/10/2019)KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGI Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjajal jalur sepeda 23 km, Sabtu (12/10/2019)

Namun kondisi itu baru bisa dilakukan bila semua aturan soal jalur khusus sudah diundangkan. Termasuk juga mengenai sosialisasi terkait jalur khusus sepeda sebelum akhirnya penindakan diterapkan.

"Nantinya petugas akan melakukan penjagaan dan pengaturan, kemudian direncanakan dengan permasalahan lalu lintas yang tinggi, seperti kecelakaan lalu lintas, pelanggaran dan kemacetan," kata Nasir.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X