Kendaraan Listrik Pacu Penurunan Impor BBM di Indonesia

Kompas.com - 09/10/2019, 18:20 WIB
Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan (kanan) bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (tengah) mengendarai motor listrik di arena Pameran Kendaraan Listrik Masa Depan, kawasan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (31/8/2019). Kegiatan tersebut mengangkat tema Menuju Indonesia Bersih Udara dan Hemat Energi dengan Kendaraan Listrik. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGMenko Maritim Luhut Binsar Panjaitan (kanan) bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (tengah) mengendarai motor listrik di arena Pameran Kendaraan Listrik Masa Depan, kawasan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (31/8/2019). Kegiatan tersebut mengangkat tema Menuju Indonesia Bersih Udara dan Hemat Energi dengan Kendaraan Listrik.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengusung tema Keberlanjutan Sektor Ketenagalistrikan Dalam Menghadapi Era Industri 4.0,  Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) resmi menggelar seminar Hari Listrik Nasional (HLN) ke-74 di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (9/10/2019).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM) Ignasius Jonan, yang datang membuka acara mengatakan bila listrik harus bisa menjadi tenaga terbarukan. Hal ini berguna untuk menekan impor minyak mentah olahan BBM.

"Paling tidak impor minyak mentah kita yang untuk BBM tidak naik atau stagnan, syukur-syukur bisa berkurang," ucap Jonan saat membuka Hari Listrik Nasional di Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Baca juga: Jonan Minta PLN Ikut Sukseskan Program Kendaraan Listrik

Tidak hanya itu, Jonan juga meminta Perusahaan Listrik Negara ( PLN) untuk menjadi pelopor mengenai inovasi perkembangan energi terbarukan dari segala sektor.

Ignasius Jonan KOMPAS.com/Gilang Ignasius Jonan

Seperti mengganti sumber pembangkit energi dari batu bara, sampai inovasi infrastruktur bagi kendaraan listrik yang saat ini sedang ramai digembor-gemborkan.

Baca juga: Bagaimana Bayar Cas Kendaraan Listrik di SPKLU?

Dengan maraknya kendaraan listrik, akan sangat memberikan dampak yang besar bagi penurunan emisi gas buang di sektor lingkungan dan penggunaan BBM. 

"Harusnya saat ramai soal kendaraan listrik itu yang sibuk-sibuk mengurus bukan hanya dari ESDM dan Kemenhub, tapi PLN juga. Jadi saya harap PLN bisa jadi pelopor untuk penyediaan tenaga listrik," ujar Jonan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X