Daihatsu Ayla Tenaga Listrik Muncul di Senayan

Kompas.com - 09/10/2019, 16:51 WIB
Daihatsu Ayla bertenaga listrik hasil garapan Universitas Indonesia Daihatsu Ayla bertenaga listrik hasil garapan Universitas Indonesia
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ada pemandangan menarik di pameran Hari Listrik Nasional (HLN) ke-74 yang dihelat Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI), yakni kehadiran sosok Daihatsu Ayla bertenaga listrik.

Mobil murah ramah lingkungan yang sejatinya buatan PT Astra Daihatsu Motor (ADM) ini telah disulap mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Indonesia ( UI) menjadi sebuah city car listrik.

Walau secara tampilan masih serupa dengan Ayla konvensional, tapi di bawah kap mesin tak ada lagi mesin 1.000 cc karena telah digantikan dengan perangkat penggerak motor listrik.

Baca juga: PLN Kasih Diskon Tarif Listrik 30 Persen buat Pemilik Mobil Listrik

Daihatsu Ayla bertenaga listrik hasil garapan Universitas Indonesia Daihatsu Ayla bertenaga listrik hasil garapan Universitas Indonesia

"Mesin standarnya sudah kita angkat dan kita gantikan motor penggeraknya saja. Dari keseluruhan di sektor mesin, hanya tinggal transmisinya saja yang masih kita gunakan, lain-lainnya sudah kita ubah semua," kata Hadi Rudiyah selaku Riset Asisten Dosen UI kepada Kompas.com di Senayan, Rabu (9/10/2019)

Lebih lanjut Hadi menjelaskan, bila Ayla yang telah dikonversi menjadi bertenaga listrik ini tidak lagi menggunakan konverter untuk mengubah arus listrik AC dari baterai ke DC. Hal ini lantaran konsepnya telah menganut Brushless Direct Current alias BLDC.

Daihatsu Ayla bertenaga listrik hasil garapan Universitas Indonesia Daihatsu Ayla bertenaga listrik hasil garapan Universitas Indonesia

Untuk baterai yang digunakan adalah VRLA atau Valve Regulated Lead Acid yang juga memiliki sebutan lain SLA (Sealed Lead Acid). Pengisian daya penuh pada baterai tersebut membutuhkan waktu setidaknya empat jam.

Sementara untuk jarak tempuh, Hadi mengklaim sekali pengisian dalam kondisi penuh, Ayla listrik memiliki daya jelajah hingga 60 km. Sedangkan kecepatan maksimalnya mampu menyentuh angka hingga 80 kpj.

Baca juga: Angkutan Umum di Ibu Kota Baru Bakal Didominasi Kendaraan Listrik

Menurut Hadi, Ayla listrik garapan UI ini dinamakan Molina MEV 02. Molina sendiri merupakan kependekan dari Mobil Listrik Nasional yang digagas oleh Kementerian, sedangkan MEV memiliki arti Makara Electric Vehicle yang identik dengan UI.

Daihatsu Ayla bertenaga listrik hasil garapan Universitas Indonesia Daihatsu Ayla bertenaga listrik hasil garapan Universitas Indonesia

"Molina ini ada pada lima universitas yang memang ditunjuk untuk pengembangan mobil listrik. Untuk pengembangan konversinya paling tidak membutuhkan waktu satu tahun, karena kendalanya di baterai dan pengadaan barang lain. Untuk kami di universitas sedikit terbatas, jadi ada proses-proses administrasi yang cukup memakan waktu,"

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X