[POPULER OTOMOTIF] Koleksi Mobil Ketua MPR | Harga Mobil Murah Semakin Mahal

Kompas.com - 05/10/2019, 07:02 WIB
Bambang Soesatyo dengan koleksi Hummer H1 Instagram/@bambang.soesatyoBambang Soesatyo dengan koleksi Hummer H1

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua MPR RI periode 2019-2024 Bambang Soesatyo ternyata pehobi otomotif. Sebagai bukti, koleksi kendaraannya cukup banyak, yang terdiri dari belasan mobil mewah berbanderol miliaran rupiah, hingga sepeda motor besar (moge).

Selain itu, pada Oktober 2019 terjadi kenaikan harga untuk mobil murah alias low cost green car (LCGC), karena kenaikan pajak di wilayah DKI Jakarta untuk kepemilikan mobil pertama dari 10 persen menjadi 12,5 persen.

Penasaran seperti apa, berikut ini lima berita terpopuler di kanal Otomotif pada Jumat 4 Oktober 2019:

1. Jadi Ketua MPR RI, Ini Daftar Mobil Bamsoet yang Dilaporkan ke KPK

Rolls-Royce Phantom generasi ketujuh jadi salah satu mobil kepunyaan Bambang Soesatyo, KEtua MPR RI 2019-2014.autocar.co.uk Rolls-Royce Phantom generasi ketujuh jadi salah satu mobil kepunyaan Bambang Soesatyo, KEtua MPR RI 2019-2014.

Politikus Golkar Bambang Soesatyo secara aklamasi terpilih menjadi Ketua MPR RI periode 2019-2024 pada Kamis (3/10/2019). Bamsoet, panggilan akrabnya, pernah mendapat sorotan karena deretan mobil mewah yang dia miliki.

Lewat unggahan di media sosialnya, publik dapat mengetahui jika dia memiliki beragam jenis mobil dari MPV dan SUV ternama, sejumlah sedan mewah, hingga supercar sekalipun.

Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mantan Ketua DPR RI periode 15 Januari 2018 sampai 30 September 2019 ini terakhir kali membuat laporan pada 2018.

Baca juga: Jadi Ketua MPR RI, Ini Daftar Mobil Bamsoet yang Dilaporkan ke KPK

2. Truk ODOL Bakal Terjerat WIM di TOM

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau ujicoba bersama dengan PT Jasa Marga, Ditjen Hubdat dan Kepolisian di jembatan timbang Weigh-In-Motion (WIM) di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 9 pada Minggu (22/9/2019)DOKUMENTASI KEMENHUB Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau ujicoba bersama dengan PT Jasa Marga, Ditjen Hubdat dan Kepolisian di jembatan timbang Weigh-In-Motion (WIM) di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 9 pada Minggu (22/9/2019)

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Jasa Marga berkomitmen meminimalisir jumlah truk ODOL (Over Dimension and Overload) yang melintas di ruas jalan tol.

Pada 2020, gerbang tol akan dilengkapi dengan jembatan timbang Weight In Motion ( WIM). Alat ini akan menimbang dan kemudian memilah truk-truk yang kelebihan muatan sebelum masuk tol.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi, mengatakan, pihaknya saat ini sedang menyiapkan standar operasional prosedur (SOP), pelaksanaan WIM untuk meminimalisir adanya truk ODOL di ruas tol.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X