Fitur Lengkap Mitsubishi Triton, Topang Pendakian Semeru

Kompas.com - 26/09/2019, 12:02 WIB
Mitsubishi Triton buktikan ketangguhan di ekspedisi Jejak Pendaki Semeru Kompas.com/Setyo AdiMitsubishi Triton buktikan ketangguhan di ekspedisi Jejak Pendaki Semeru

JAKARTA, KOMPAS.com - Bahasan mengenai kendaraan yang menemani tim ekspedisi Jejak Pendaki Semeru belum selesai. Setelah Xpander, unit Mitsubishi Triton jadi perhatian.

Ekspedisi ini membawa dua unit Pajero Sport Dakar 4x4, Xpander dan Triton sebagai kendaraan operasional tim pendakian. Mitsubishi Triton yang digunakan adalah varian teratas yakni Ultimate 4x4 dan ini adalah unit yang baru dikenalkan pada pameran otomotif Agustus lalu.

Bisa dikatakan, Triton menjadi unit yang paling baru dan paling canggih dibanding kendaraan lainnya. Ini terlihat dari fitur lengkap yang ditawarkan kabin ganda dengan harga Rp 480,5 juta tersebut.

Sebut saja fitur hill descent control (HDC) dan hill start assist (HSA) yang membantu pengemudi saat berada di jalur menurun serta tanjakan menuju dan dari Ranu Pani, Lumajang. Desa yang terletak di ketinggian 2.100 mdpl tersebut menjadi basecamp tim pendakian Semeru.

Baca juga: Xpander Diajak Nanjak ke Gunung Semeru? Bisa...

Mitsubishi Triton buktikan ketangguhan di ekspedisi Jejak Pendaki SemeruKompas.com/Setyo Adi Mitsubishi Triton buktikan ketangguhan di ekspedisi Jejak Pendaki Semeru

Triton juga dibekali dengan fitur pengereman canggih ABS dan EBD serta Active Stability Traction Control (ASTC) yang menjaga mobil tetap dapat dikendalikan saat kelokan tajam. Keamanan pengereman hadir dengan sistem cakram di depan dan drum di belakang.

Soal kenyamanan, meski bisa disebut sebagai kendaraan niaga ringan Triton menawarkan rasa berkendara mobil perkotaan. Ini berkat penggunaan suspensi double wishbone coil spring, twin tube dengan torsion bar stabilizer di depan dan dipadukan dengan rigid axle eliptic leaf spring dengan twin tube shock absorber di belakang.

Keamanan lain yang dihadirkan adalah kamera belakang dan rear cross traffic alert (RCTA). Fitur ini berguna saat di jalan sempit untuk bermanuver mundur serta keamanan saat keluar dari ruang parkir yang sempit.

Kenyamanan Triton juga sudah dirasakan sejak perjalanan di jalan tol. Fitur cruise control memudahkan pengemudi berkendara serta fitur ultrasonic mis acceleration mitigation system (UMS) dan Forward Collision Mitigation System (FCM) membantu pengemudi memantau area depan kendaraan.

Baca juga: Fitur Unik Mitsubishi Pajero Sport saat Menembus Kabut Semeru

Detil produk terbaru Mitsubishi yang hadir di GIIAS 2019, New Triton UltimateKompas.com/Setyo Adi Detil produk terbaru Mitsubishi yang hadir di GIIAS 2019, New Triton Ultimate

Baca juga: Fitur di Mitsubishi Pajero Sport Ini Bantu Pendakian Semeru

Bicara mengenai kemampuan jelajah, Triton yang dibekali mesin 4N15 DI MIVEC DOHC 16 Valve in Line 4 silinder ini mengeluarkan tenaga 133 tk pada 3.500 rpm dan torsi 430 Nm pada 2.500 rpm. Mesin ini dipasangkan transmisi otomatis 6 percepatan.

Kemudahan mengubah sistem penggerak hadir dari teknologi Super Select 4WD di konsol tengah. Cukup memutar kenob ke arah kanan, pengemudi dapat memilih mode berkendara 2H, 4H, 4HLc dan 4LLc saat kendaraan dalam posisi diam. Tambahan kenyamanan hadir dari tombol mode berkendara off road yang dapat dipilih mulai dari kondisi kerikil, berpasir, salju atau lumpur.

Fitur ini beberapa kali digunakan dalam kesempatan bertemu dengan jalanan perkebunan dan lautan pasir kawasan Bromo. Hadirnya fitur ini memudahkan kegiatan selama ekspedisi Jejak Pendaki Semeru.

Masih ada pengalaman lain dari ekspedisi Jejak Pendaki Semeru. Simak ceritanya hanya di Kompas.com

Mitsubishi Triton membantu perjalanan ekspedisi Jejak Pendaki Semeru Kompas.com/Setyo Adi Mitsubishi Triton membantu perjalanan ekspedisi Jejak Pendaki Semeru

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X