Jalan Tol Layang Cikampek Hanya Untuk Kendaraan Golongan I dan II

Kompas.com - 24/09/2019, 15:11 WIB
Tol Layang Jakarta-Cikampek PT Jasa Marga (Persero) TbkTol Layang Jakarta-Cikampek
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Anak perusahaan PT Jasa Marga (Persero) Tbk, yang mengelola Jalan Tol Jakarta-Cekampek II ( Elevated), PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC), mulai melakukan rangkaian sertifikasi laik operasi pada tol layang sepanjang 26,40 km tersebut.

Bersama dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki M. Hadimuljono, serta Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit, PT JCC mulai melakukan uji pembebanan jembatan atau loading test.

"Uji beban dilakukan pada tipikal-tipikal lokasi yang unik. Malam ini baru dilakukan pada satu tipikal lokasi saja. Hasilnya untuk tipikal titik yang dilakukan uji beban malam ini tergolong aman," kata Basuki dalam keterangan resmi Jasa Marga, Selasa (24/9/2019).

Baca juga: Ada Tol Layang, Jakarta-Bandung Bisa 1 Jam Lebih Cepat

Titik pengujian perdana yang dilakukan adalah pada Km 39, tepatnya di Pier Utara No. 490 – 490A yang terletak pada arah Cikampek. Tipikal lokasi ini memiliki desain Pierhead Kantilever.

Rangkaian uji laik Tol Layang Cikampek dimulai Rangkaian uji laik Tol Layang Cikampek dimulai

Pengujian dilakukan dengan menerapkan metode beban dinamis alias frekuensi resonansi akibat impact dan uji beban statis loading unloading maksimum. Prosesnya dilakukan dengan berat 400 ton menggunakan 16 truk berkapasitas masing- masing antara 25-30 ton yang dibagi menjadi empat tahap.

Meski demikian, Basuki menjelaskan saat sudah beroperasi nanti, tol layang ini hanya boleh dilintasi oleh kendaraan Golongan I dan II. Mulai dari sedan, pikap, jip, truk kecil, bus, dan truk dengan dua gandar.

Baca juga: Siap-siap, Tilang Elektronik Berlaku di 8 Tol Jabodetabek

"Jangan salah persepsi. Secara struktur sangat kuat menampung hingga kendaraan Golongan V. Tapi dari segi manajemen traffic tidak direkomendasikan. Ini karena saat akses masuk jalan tol yang menanjak, kendaraan besar akan melambat dan menimbulkan antrean," tambahnya.

Tol Layang Jakarta-CikampekPT Jasamarga Jalanlayang Cikampek Tol Layang Jakarta-Cikampek

Sementara itu, Direktur Utama PT JJC Djoko Dwijono, menjelaskan bahwa ini merupakan satu dari sekian banyak rangkaian uji beban yang akan dilakukan guna memastikan jalan tol layang ini laik beroperasi.

"Kami perkirakan untuk uji beban akan berlangsung selama tiga minggu. Namun simultan dengan uji beban, kami juga akan melakukan uji kelaikan dari sisi pengaspalan, perambuan, marka, PJU, kelengkapan CCTV, serta uji kekesatan, dan kerataan jalan," kata Djoko.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X