Mulai Tren, Balapan Digital Tak Terpengaruh Kondisi Ekonomi

Kompas.com - 22/09/2019, 14:25 WIB
Pebalap bersaing dalam lomba Formula E Racing Championship di Brooklyn, New York City, 13 Juli 2019. AFP/GETTY IMAGES/David Dee DelgadoPebalap bersaing dalam lomba Formula E Racing Championship di Brooklyn, New York City, 13 Juli 2019.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Meski belum setenar balap Formula 1, balap mobil listrik Formula E dinilai punya potensi yang bagus di masa depan.

Di usianya yang masih muda, kompetisi ini mulai berkembang dan cukup banyak negara yang tertarik menyelenggarakan kegiatan ini.

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia ( IMI) Sadikin Aksa, berujar jika perkembangan olahraga balap atau motorsport bakal mengarah ke teknologi maju, salah satunya elektrik dan game.

Baca juga: INFOGRAFIK: Mengenal Apa Itu Formula E?

Indonesia jadi sekian negara yang mulai mengembangkan digital motorsport, salah satunya lewah game simulator balap.simracingexpo.com Indonesia jadi sekian negara yang mulai mengembangkan digital motorsport, salah satunya lewah game simulator balap.

“Dari induk organisasi (FIA dan FIM) sudah memberikan masukan buat kami, harus mulai ke sini juga. Akhirnya kami sudah melakukan, lewat digital motorsport dan Formula E,” ujarnya saat ditemui Kompas.com (20/9/2019).

“Hal ini menjadi semangat saya untuk membesarkan acara ini, apalagi visi Pak Anies menjadi suatu penggerak ekonomi,” lanjut Sadikin.

Ia mengatakan, balap mobil elektrik dan digital motorsport sudah mulai berkembang sejak awal 2000-an di Eropa dan Amerika Serikat.

Baca juga: Jakarta Gelar Formula E Selama 5 Tahun

Konferensi pers Formula E 2020 di Monas, Jakarta pusat, Jumat (20/9/2019)KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGI Konferensi pers Formula E 2020 di Monas, Jakarta pusat, Jumat (20/9/2019)

Padahal waktu itu Eropa tengah mengalami resesi ekonomi, namun ajang yang masuk dalam segmen sportainment ini disebut tak terpengaruh.

“Karena sportainment bisa dibilang tidak terpengaruh krisis. Jadi itu saja, kenapa Pak Anies cukup giat menyelenggarakan event ini. Kalau biaya awal yang mahal, menurut saya normal, kan untuk lima tahun juga,” pungkasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X