Kompas.com - 21/09/2019, 07:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Balap Formula E-Prix merupakan salah satu ajang motorsport yang cukup unik. Untuk diketahui, balap Formula E sangat jarang diselenggarakan di sirkuit tertutup.

Kota-kota di dunia seperti Hong Kong, Roma, Paris, Berlin, New York, dan lainnya menghelat ajang balap ini di jalanan perkotaan, dengan panjang lintasan umumnya tidak lebih dari 3 Km.

Begitu juga Provinsi DKI Jakarta, yang pada 2020 bakal melaksanakan agenda ini di kawasan silang Monas, Jakarta Pusat.

Baca juga: Fakta Menarik Tentang Formula E, Balapan yang Akan Digelar di Jakarta

Konferensi pers Formula E 2020 di Monas, Jakarta pusat, Jumat (20/9/2019)KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGI Konferensi pers Formula E 2020 di Monas, Jakarta pusat, Jumat (20/9/2019)

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sadikin Aksa menilai Formula E adalah salah satu event balap yang paling seru di dunia. Sebab hanya di Formula E jumlah manufaktur yang ikut bersaing mencapai 9 pabrikan.

“Balap sebelum-sebelumnya paling cuma 4. Sebab di balapan lain cukup berat untuk menambah manufaktur, tapi di sini dengan keberhasilan Formula E dan teknologi yang makin baru, kami yakin balap ini akan semakin seru,” katanya, pada Jumat (20/9/2019).

Selain dari jumlah peserta yang didominasi tim manufaktur, Formula E juga digelar pada sirkuit khusus yang dibangun dengan pertimbangan teknis.

Baca juga: Jadi Tuan Rumah Formula E, Jakarta Ada di Orbit Global

Pebalap Tim Virgin Racing yang dibayangi Robin Frijns berkompetisi di New York E-Prix Formula E Musim 5 pada 13 Juli 2019 di New York, AS. Raksasa cybersecurity Kaspersky menjadi sponsor resmi tim Envision Virgin Racing untuk tahun kedua berturut-turut.AFP/Getty Images for Kaspersky/Mike Stobe Pebalap Tim Virgin Racing yang dibayangi Robin Frijns berkompetisi di New York E-Prix Formula E Musim 5 pada 13 Juli 2019 di New York, AS. Raksasa cybersecurity Kaspersky menjadi sponsor resmi tim Envision Virgin Racing untuk tahun kedua berturut-turut.

“Di mana dari segi treknya akan disiapkan titik khusus untuk pengereman, sebagai spot pengisi daya baterai. Jadi ini merupakan teknologi baru dalam balapan,” ujar Sadikin di sela-sela acara press conference Jakarta E-Prix 2020.

Di samping itu, Formula E juga tak dinilai sebagai olahraga semata. Melainkan menjadi sebuah hiburan atau yang disebut Sadikin sebagai sportainment.

"Karena kejuaraan dunia jarang diangap sebagai kejuaraan olahraga biasa. Karena itu kejuaraan dunia ini harus dilihat dari sudut pandang sport dan entertainment, karena ini memang arahan dari induk organisasi (FIA dan FIM)," ucap Sadikin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.