Kecelakaan Lalu Lintas Marak Terjadi, Ingat Lagi Bekal Berkendara Aman

Kompas.com - 18/09/2019, 13:01 WIB
Sejumlah kendaraan melintasi ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek, di kawasan Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (19/4/2019). Kepala Departemen Komunikasi Jasa Marga mengatakan telah menyiapkan rencana sejumlah antisipasi kepadatan kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek dalam menghadapi arus mudik 2019, salah satunya yakni mendorong pengendara mengunjungi destinasi wisata dan kuliner di sepanjang keluar Tol Trans Jawa. ANTARA FOTO/Risky AndriantoSejumlah kendaraan melintasi ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek, di kawasan Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (19/4/2019). Kepala Departemen Komunikasi Jasa Marga mengatakan telah menyiapkan rencana sejumlah antisipasi kepadatan kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek dalam menghadapi arus mudik 2019, salah satunya yakni mendorong pengendara mengunjungi destinasi wisata dan kuliner di sepanjang keluar Tol Trans Jawa.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Sejak awal September 2019 hingga pertengahan bulan ini, ada banyak kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi.

Mulai dari tabrakan beruntun di Tol Cipularang, pecahnya ban sebuah MPV di Tol Jagorawi hingga membuatnya terguling, sampai tabrakan ‘adu banteng’ truk tangki dengan bus AKAP di Lampung.

Kecelakaan yang terjadi umumnya disebabkan karena faktor kelalaian pengemudi, kemudian berlanjut pada faktor teknis kendaraan. Kedua unsur ini saling terkait dan menjadi sebab kecelakaan yang terjadi belakangan ini.

Bintarto Agung, Presiden Direktur Indonesia Defensive Driving Consulting (IDDC), mengatakan bahwa berkendara aman dan nyaman tak hanya didukung kondisi mobil yang prima. Tapi juga harus dilengkapi dengan mental positif saat berkendara.

Baca juga: Cara Hindari Terlibat Kecelakaan dengan Truk atau Bus

Kecelakaan tunggal di Tol Jagorawi KM 36+600, Sentul, Kabupaten Bogor, sebabkam tiga orang tewas, Minggu (15/9/2019).Dokumentasi Humas Jasa Marga Kecelakaan tunggal di Tol Jagorawi KM 36+600, Sentul, Kabupaten Bogor, sebabkam tiga orang tewas, Minggu (15/9/2019).

“Sebagai pengendara yang baik, ada empat pilar keselamatan yang harus diperhatikan. Yang mencakup alertness, awareness, attitude, dan anticipation,” katanya saat dihubungi Kompas.com (18/9/2019).

Ia menjelaskan, seorang pengemudi harus memiliki kewaspadaan (alertness) dan kesigapan saat berkendara. Kondisi lingkungan dan medan jalan yang berbeda, butuh pelakuan yang berbeda pula. Sopir dituntut waspada dalam segala kondisi jalan.

“Berjalan di jalan tol dengan di jalan pegunungan sangat berbeda perlakuannya. Di jalan tol ada pagar pembatas yang mencegah mobil masuk ke jalur lain, sementara di jalan pegunungan umumnya berkelok dan sempit, tidak ada pagar hanya dibatasi marka jalan,” jelasnya.

Baca juga: Antisipasi Kecelakaan, Sopir Wajib Cek Kondisi Ban dan Rem Kendaraan

Truk yang sebabkan tabrakan beruntun di Cipularang Truk yang sebabkan tabrakan beruntun di Cipularang

Selain itu pengemudi juga harus dalam kondisi sadar (awareness), yang meliputi kesehatan mental dan fisik. Bintarto mengatakan, istirahat yang cukup ditambah keterampilan berkendara yang baik jadi kunci aman di jalan.

Baca juga: Panik Saat Ban Pecah, Lebih Baik Tambah Gas Ketimbang Injak Rem

Bekal berikutnya yang masih diabaikan adalah sikap (attitude) selama berkendara. Di samping tidak melanggar aturan lalu lintas, kita dituntut punya manajemen waktu yang baik, juga sadar bahwa jalan merupakan fasilitas umum yang dipakai pengguna lainnya.

“Perlu ada sikap tidak egois dan tidak cepat emosi yang lebih digalakkan bagi para pengemudi. Biasanya karena satu dan lain hal, sopir masuk ke jalur berlawanan. Ini ada aturannya tidak sembarangan,” ujarnya.

Terakhir, pengemudi harus memiliki antisipasi saat berkendara. Caranya dengan menjaga jarak aman, tidak kebut-kebutan, dan mengecek kondisi mobil saat berhenti atau istirahat.

“Kalau empat pilar ini selalu dilakukan, sedikit banyak akan berkontribusi mengurangi kecelakaan yang sering terjadi belakangan ini,” ingat Bintarto.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X