Kecelakaan Tol Jagorawi, Pelajaran dari Fatalnya Pecah Ban Mobil

Kompas.com - 15/09/2019, 14:51 WIB
Penulis Stanly Ravel
|

Secara terpisah, On Vehicle Test PT Gajah Tunggal Tbk Zulpata Zainal, menjelaskan bila pada dasarnya ban itu dibuat dengan kokoh dan kuat. Dalam artian tidak mudah pecah.

Bahkan beberapa pabrikan ban melakukan uji coba sampai melebihi ketentuan standar yang ditetapkan oleh SNI. Hal ini lantaran ban sangat krusial dengan faktor safety.

"Kalau kami melakukan pengujian itu biasanya dua sampai tiga tingkatan di atas SNI. Ban itu sebenarnya susah sekali pecah, kita di pabrikan melakukan pengujian sampai berhari baru ban pecah. Jadi ban di tes sesuai bobot dan ukurannya melalui beberapa rangkaian, kita diamkan terus-menerus sampai berhari-hari untuk melihat daya tahannya," kata Zulpata.

Terkait masalah pecahnya ban belakang dari kecelakaan pagi tadi, Zulpata menduga hal tersebut karena adanya faktor masalah perawatan dari ban. Salah satunya soal tekanan udara.

Baca juga: Hindari Celaka, Jangan Sepelekan Tekanan Udara Ban

"Kita sudah pernah bahas, udara itu salah satu musuhnya ban, kalau sampai kurang fatal akibatnya. Selain itu bisa juga karena efek akumulasi kerusakan di ban, seperti adanya batu kerikil yang menempel di alur ban, atau pemakaian ban yang tidak sesaui pabrikan," ujar Zulpata.

"Tidak sesuai pabrikan biasanya terjadi bila roda mobil sudah dimodifikasi, mungkin dengan mengganti dimensi pelek, jadi ban diganti tapi tanpa memikirkan load indeks atau beban yang diwajibkan pada mobil tersebut," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.