Catat, Ini Syarat Beli Bensin di SPBU Pakai Jeriken

Kompas.com - 13/09/2019, 12:27 WIB
Polisi memperlihatkan sejumlah barang bukti kasus penadahan bahan bakar minyak bersubsidi di halaman Mako Brimob, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (6/12/2012). Penggelapan bahan bakar minyak dengan menampung dalam sebuah gudang di Kabupaten Batang ini polisi menyita 3 buah truk tanki, 44 jerigen berisi bensin dan solar, dan 2 drum solar.

KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASAPolisi memperlihatkan sejumlah barang bukti kasus penadahan bahan bakar minyak bersubsidi di halaman Mako Brimob, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (6/12/2012). Penggelapan bahan bakar minyak dengan menampung dalam sebuah gudang di Kabupaten Batang ini polisi menyita 3 buah truk tanki, 44 jerigen berisi bensin dan solar, dan 2 drum solar.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pengendara motor viral di media sosial karena tidak dilayani saat mengisi bahan bakar minyak ( BBM). Pria itu marah karena petugas tidak mau mengisi bensin lantaran tangki motornya sudah dimodifikasi pakai jerigen.

Paimin, Kepala SPBU COCO Pertamina MT Haryono (31.128.02) mengatakan, pada dasarnya mengenai pembelian bensin menggunakan jeriken sudah diatur dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sudah ditetapkan.

Baca juga: Simak Larangan Ketika Isi Bensin di SPBU

"Jeriken plastik tidak dibolehkan, sebab berkaitan dengan segitiga api, yaitu BBM, panas dan udara cukup. Jeriken plastik juga ada listrik statis yang ditakutkan bisa memicu api," katanya kepada Kompas.com, Jumat (13/9/2019).

Mengisi bensin sesuai dengan spek kendaraan agar mesin tetap awetKompasOtomotif Mengisi bensin sesuai dengan spek kendaraan agar mesin tetap awet

Adapun jenis BBM lain diperbolehkan namun dengan ketentuan khusus. Misalnya, Pertalite dan Pertamax boleh pakai jeriken tapi harus bermaterial logam. Adapun untuk Dexlite boleh pakai jeriken plastik asalkan dengan spesifikasi khusus.

Baca juga: Ini Alasan Harus Turun dari Motor dan Matikan Mesin saat Isi Bensin

Berikut peraturan mengenai penggunaan jerigen di SPBU Pertamina:

1. SPBU hanya boleh menyalurkan Bahan Bakar Premium dan Minyak Solar (Bersubsidi/PSO) untuk penggunaan akhir dan dilarang keras menjual Premium dan Minyak Solar pada wadah kemasan/jerigen untuk dijual kembali ke konsumen.

2. Penjualan Bahan Bakar Khusus Jenis Gasoline Series (Pertalite, Pertamax, Petamax Turbo) dapat dilayani menggunakan wadah kemasan/jerigen yang terbuat dari maerial dari unsur logam.

3. Penjualan bahan Bakar Khusus Jenis Diesel Series (Pertamina Dex, Dexlite) dapat dilayani dalam wadah kemasan/jerigen yang terbiat dari bahan/material dari unsur logam atau bahan HDPE (High Density polyethylene) sejenis thermoplastic khusus yang terdapat simbol HDPE2 pada kemasannya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X