Ingat Lagi Soal Denda Tilang Jika Terobos Jalur TransJakarta

Kompas.com - 10/09/2019, 06:42 WIB
Penerobos jalur busway nekat melawan arus demi menghindari razia di Jalan Jatinegara Barat, Rabu (20/3/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DPenerobos jalur busway nekat melawan arus demi menghindari razia di Jalan Jatinegara Barat, Rabu (20/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain bus Transjakarta, ada sejumlah kendaraan yang diperbolehkan melintas di jalur busway. Sebagai contoh, mobil dinas polisi atau ambulans, hingga kendaraan dinas para diplomat, dan lain sebagainya.

Selain kendaraan itu, tentunya seperti mobil pribadi atau sepeda motor tidak boleh melintas di jalur Transjakarta. Apabila melanggar maka dikenakan denda atau sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

Baca juga: Alasan Pemberian Tilang Slip Biru pada Pelanggar Ganjil Genap

Berdasarkan Undang-Undang Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Pasal 287, setiap pengendara melanggar rambu lalu lintas akan dipidana dengan kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp 500.000.

TransJakarta sedang uji coba teknis bus listrik.Istimewa TransJakarta sedang uji coba teknis bus listrik.

Selain itu, apabila merujuk pada aturan pasal 2 ayat (7) Perda DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007. Dalam pasal itu dengan jelas disebutkan bahwa kendaraan bermotor roda dua atau lebih dilarang untuk memasuki jalur TransJakarta.

Bunyi pasal tersebut sebagai berikut: Kendaraan bermotor roda dua atau lebih dilarang memasuki busway.

Calon penumpang penyandang disabilitas ketika melintas di Pelican cross di Halte TransJakarta Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Rabu (4/9/2019). Kegiatan tersebut sebagai bentuk apresiasi PT TransJakarta terhadap pelanggan dalam Hari Pelanggan Nasional 2019.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Calon penumpang penyandang disabilitas ketika melintas di Pelican cross di Halte TransJakarta Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Rabu (4/9/2019). Kegiatan tersebut sebagai bentuk apresiasi PT TransJakarta terhadap pelanggan dalam Hari Pelanggan Nasional 2019.

Selanjutnya, pasal 61 ayat (3) Perda DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007. Hukuman bagi pelanggar pasal 2 ayat (7) diatur dalam pasal ini.

Baca juga: Pelanggar Ganjil Genap Diberikan Tilang Slip Biru

Sesuai dengan bunyi pasal tersebut, pelanggar dapat dikenakan ancaman pindana kurungan paling lama 180 hari, serta denda paling sedikit Rp 5.000.000 atau paling banyak Rp 50.000.000.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X